PENGARUH DISKONTINUITAS DAN PELAPUKAN LAVA ANDESIT TERHADAP SIFAT MEKANIK BATUAN DI GIRIPURWO, GIRIMULYO, KULONPROGO, DIY

Arie Noor Rakhman, Nur Widi Astanto

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh diskontinuitas dan pelapukan massa batuan lava andesit terhadap sifat karakteristik sifat mekanik batuan beku lava andesit di Daerah Giripurwo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Data penelitian berupa kondisi geologi, sifat fisik batuan, derajat pelapukan disertai hasil uji kuat tekan, absorpsi atau penyerapan air dan petrografi pada batuan lava andesit. Model struktur batuan lava yang dipergunakan yaitu model Gordon Andrew MacDonald (1972). Identifikasi derajat pelapukan batuan dan pola strukturnya pendekatan model Geological Society of London (1990). Sintesa data menghasilkan hubungan korelasi antar sifat fisik terhadap sifat mekaniknya.

Nilai kuat tekan batuan lava andesit (396.18 - 1,802.89 kg/cm2) dikontrol oleh bidang diskontinuitas berupa struktur kekar, skoria, sesar dan bidang ketidakselarasan. Dari bawah ke atas berkembang derajat pelapukan tingkat IB hingga IV, kekuatan batuan semakin rendah oleh adanya air berupa tegangan air pori (nilai serapan 0,31 – 2,19%) pada bidang diskontinuitas tersebut. Kekuatan friksi batuan dapat bertambah oleh keberadaan mineral karbonat produk pelapukan mineral plagioklas yang mengisi celah bidang diskontinuitas.


Keywords


Diskontinuitas, Pelapukan, Lava andesit, Kuat tekan

Full Text:

PDF

References


Bemmelen, R.W. 1949. The Geology of Indonesia. Vol IA. Netherland: The Haque Martinus Nijhroff, Government Printing Office.

Bieniawski, Z.T. 1989. Engineering Rock Mass Classifications. New York: John Wiley & Sons.

BSN. 2016. Cara uji kuat tekan batu triaksial: SNI 2825:2008, diakses di sisni.bsn.go.id pada tanggal 15 Maret 2016.

Djakamihardja, A.S. dan Soebowo, W. 1996. Studi Kemantapan Lereng Batuan Pada Jalur Jalan Raya Liwa-Krui, Lampung Barat: Suatu Pendekatan Metoda Empiris. Bandung : Prosiding Seminar Kemantapan Lereng di Pertambangan Indonesia II.

Geological Society of London. 1990. Tropical Residual Soils: Geological Society Engineering Group Working Party Report. London: Quarterly Journal of Engineering Geology, Geological Society of London, Vol. 23, No. 1. Halaman 4 – 101.

Goodman, R.E. 1976, Introduction to Rock Mechanics. Edisi ke-2. Singapore: John Wiley & Sons.

Hamilton, W. 1979. Tectonic of the Indonesian Regions. Washington: US Geological Survey, Proffesional Paper No.1078. Halaman 18-42.

Hartono, H.G. dan Pambudi, S. 2015. Gunung Api Purba Mujil, Kulonprogo, Yogyakarta: Suatu Bukti Dan Pemikiran, Yogyakarta: Prosiding Seminar Nasional ReTII ke-10.

Katili, J.A. (1975). Volcanism and Plate Tectonic in Indonesian Island Arc. Tectoniphisics. Amsterdam: Elsevier Scientific Publishing Company. Halaman 65-188.

MacDonald, G.A. 1972. Volcanoes. New Jersey: Prentice-Hall, Englewood Cliffs.

Miyamoto, H., Itoh, K., Tosaka, H., Takunaga, T., dan Mogi, K. 2001. Importance of Surface Crusts on Lava Flow Behaviors: Laboratory Experiments and Numerical Simulations. Yogyakarta: Prosiding Asian Symposium on Engineering Geology and Environment (ASEGE) ke-3, 3 -6 September 2001.

Purnamaningsih, S. dan Pringgoprawiro, H. 1981. Stratigraphy and planktonic foraminifera of the Eocene-Oligocene Nanggulan Formation, Central Java. Bandung: Geol.Res.Dev.Centre Pal.Ser. No. 1. Halaman 9-28.

Pringgoprawiro, H. dan Riyanto, B. 1988. Formasi Andesit Tua Suatu Revisi. Bandung: Dept.Geol.Contr. Bandung Inst.Technologi. Halaman 1-29.

Rahardjo,W., Sukandarrumidi. dan Rosidi H.M.D. 1995. Peta Geologi Lembar Yogyakarta, Jawa. Skala 1 : 100.000. Bandung: Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi.

Selby, M.J. (1991). Hillslope Materials and Processes. Edisi ke-2. Oxford: Oxford University Press.

Setiadji, D.I., Kaiino, S, Imai, A., dan Watanabe, K. 2006. Cenozoic Island Arc Magmatism in Java Island (Sunda Arc. Indonesia): Clues on Relationships between Geodynamics of Volcanic Centers and Ore Mineralization. Journal of Resources Geology vol 56, no 3. Halaman 267 – 292.

Soeria, A.R., Maury, R.C., Bekkon, H., Pringgoprawiro, H., Polve, M., dan Priadi, B. 1994. The Tertiary Magmatic Belts In Java, Proceedings Symposium on Dynamica of Subduction and Its Products, The Silfer Jubilec Indom. Inst. Of Sci (LIPI).

Sribudiyani, N.M., Ryacudu, R., Kunto, T., Astono, P., Prasetya, I., Sapiie, B., Asikin, S., Harsolumakso, A.H., Yulianto, I. 2003. The Collision of the East Java Microplate and Its Implication for Hydrocarbon Occurrences in the East Java Basin. 29th Annual Convention Proceedings (Volume 1). Halaman 1 – 12.

Syafri, I., Budiadi, E. dan Sudradjat, A. 2013. Geotectonic Configuration of Kulon Progo Area, Yogyakarta, Indonesian Journal of Geology, Vol. 8 No. 4 December 2013. Halaman 185-190.

Triheriyadi, N.W.A.A., dan Rakhman, A.N. 2016. Studi Rekomendasi Penggalian Ditinjau dari Struktur Bidang Lemah dan Kekuatan Batuan Lava Andesit di Daerah Girimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulonprogo, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Jurnal Teknologi Technoscientia, Vol. 9 No. 1 Agustus 2016.

Williams, H., Turner, F.J., dan Gilbert, C.M. 1954. Petrography: An Introduction to the study of rocks in thin section. San Francisco: W.H. Freeman and Co.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License.