Uji toleransi tanaman Puring di kawasan bencana untuk menunjang penataan wilayah

Ari Wijayani

Abstract


Kinahrejo merupakan salah satu daerah yang paling parah terkena kerusakan langsung oleh erupsi Merapi,terletak di lereng gunung dan hanya berjarak 3 km dari puncak gunung. Pembangunan di sekitar Kinahrejo tidak diijinkan karena merupakan "daerah rawan bencana". Tujuan dari penelitian ini adalah untuk penataan kawasan dan meningkatkan ekonomi masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL). Faktor pertama adalah Promotion Growth Plant Regulator (PGPR) empat aras, yaitu konsentrasi 25, 50, 75 dan 100 ppm. Faktor kedua adalah bahan setek tiga aras yaitu: bagian pangkal, tengah dan pucuk. Perlakuan tersebut diulang sebanyak 3 kali dan tiap unit percobaan terdiri atas 10 tanaman. Data dianalisis variabilitas taraf 5% dan uji lanjut dengan Duncan Multiple Range Test (DMRT) 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi 50 ppm PGPR mampu meningkatkan jumlah daun dan akar. Bahan setek terbaik adalah bagian pucuk tanaman.


Keywords


amelioran, puring, setek, kawasan bencana, PGPR

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Acharya, P. 2001. Impact of Tourism in Economic and Socio-cultural Aspects of Lumbini VDC; an Anthropological Case Study. Master’s dissertation submitted to Tribhuwan University. Nepal.

Aini, N. Moenarni dan D. Gandana. 1999. Pengaruh Macam Ruas Batang dan Konsentrasi Rotone F terhadap Keberhasilan dan Pertumbuhan Setek Bamboo Jepang (Dracaena godseffiana) Kultivar Mawar. HABITAT. Hlm 11: 49.

Anonim. 2007. Grow Quick Scientific Effort. Tropical Flora. Jakarta. 1 hlm.

BAPPEDA D.I. Yogyakarta, 2003. Rencana Strategis Daerah (RENSTRADA) Provinsi DIY Tahun 2004-2008. Perda Provinsi DIY Nomor 6 Tahun 2003. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. 71 hal.

Dangol, D.R., and B. Ranabhat. 2007. Developing Agro-ecotourism in Nepal. NTTR, Nov. 12-25, 2007. Nepal. pp. 30-33.

Danu dan J. Tampubolon. 1993. Pengaruh Jumlah Mata Ruas Stek dan Konsentrasi IBA terhadap Pertumbuhan Stek Batang Gmelina arborea LINN. Balai Penelitian dan Pe-ngembangan Kehutanan. Balai Teknologi Perbenihan. Departemen Kehutanan. Bogor.

Elisabeth, M.H. 2004. Pengaruh Rootone F dan Ukuran Diameter Batang Setek terhadap Pertumbuhan dari Setek Batang Jati (Tectona grandis L.F). Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Pattimura. Ambon. 56 hlm.

Gardner, Peace and Mitchell. 1991. Fisiologi Tanaman Budidaya. Universitas Indonesia. Jakarta.

Gurning, T.M. 1994. Pengaruh Zat Pengatur Tumbuh terhadap Pertumbuhan Akar Setek Tunas Samping Tanaman Anyelir Tipe Standar (Dianthus caryphllum L.). Prosiding Simposium Hortikultura Nasional. Hlm 231-233.

Hartman, H.T dan D.E Kester. 1978. Cit. Harry, P. 2003. Plant Propagation Principles and Practices. Prentice Hall International Inc. New Jersey. Hlm 320-321.

Irwanto. 2001. Pengaruh Hormon IBA (Indole Butyric Acid) terhadap Persen Jadi Setek Pucuk Meranti Putih (Shorea montigena). [Skripsi]. Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Universitas Pattimura. Ambon. 26 hlm.

Lakitan, B. 1996. Fisiologi Pertumbuhan dan Perkembangan Tanaman. PT Raja Grafindo Persada. Jakarta. 188 hlm.

Marschner, H. 1986. Mineral Nutrition in Higher Plants. Academic Press. Harcourt Brace Jovanovich Publishers. London Orlando San Diego New York Austin Boston Sydney Tokyo Toronto. 391-477.

Murp, S. 2007. Daun Tanaman Puring Efektif Serap Timbal. UII. Yogyakarta. http://www.suara merdeka.co.id. 30 September 2007. 3 hlm.

Purwanto,Arie Wijayani dan A. Purwantoro, 2007. Puring. Penerbit Kanisius.

Riyadi Imron dan Tahardi J.S. 2005. Pengaruh NAA dan IBA terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Tunas Kina. Jurnal Bioteknologi Pertanian. Vol 10. No 2. Balai Penelitian Bioteknologi Perkebun an Indonesia. Bogor. Hal 45-50.

Salisbury, F.B and C.W. Ross. 1995. Plant Physiology (Fisiologi Tumbuhan, alih bahasa Lukman dan Sumaryono). Edisi Ke-3. ITB. Bandung. 343 hlm.

Wijayani, A dan Eko Amiaji. 2014. Perbaikan Teknik Budidaya Bunga Krisan Pasca Erupsi Merapi di Hargobinangun, Pakem, Sleman untuk Peningkatan Kualitas Bunga. Jurnal Hasil Penelitian Kabupaten Sleman. Bappeda Sleman Provinsi DIY. Vol I No. 1: 25-40.

Winarsih dan Priyono. 2000. Pengaruh Zat Pengatur Tumbuh terhadap Pembentukan dan Pengakaran Tunas Mikro pada Asparagus Secara In Vitro. Jurnal Hortikultura. 16 (1): 11-17.

Yufidi dan Handayani. 1998. Pembiakan Vegetatif, Pengantar Agronomi. Departemen Pertanian IPB. 173 hlm.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.





Creative Commons License
Agrivet by http://jurnal.upnyk.ac.id/index.php/agrivet is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
View My Stats