Kajian kualitas gizi beras dan organoleptik serta daya tahan nasi hasil pengembangan budidaya padi konvensional menuju padi organik di Kabupaten Sragen

Sri Wuryani

Abstract


Kualitas beras organik telah diakui lebih baik dibanding beras konvensional dan ujung penilaian kualitas adalah tingkat preferensi konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kualitas gizi beras dan organoleptik serta daya tahan nasi hasil budidaya padi konvensional menuju padi organik di desa Bener Kabupaten Sragen. Budidaya padi terdiri dari satu faktor pemupukan dengan lima perlakuan (A: pemupukan konvensional yang dilakukan petani dengan menggunakan pupuk urea 0,45 ton/ha, SP-36 0,3 ton/ha, KCl 0,15 ton/ha, B: pemupukan semi organik, yaitu 50% dosis pemupukan konvensional + pupuk organik campuran abu ketel dan kompos 1:1 sebanyak 2 ton/ha disertai 5 kali penyemprotan Pupuk Organik Cair (POC) bakteri Plus, C: sama dengan perlakuan B tetapi pupuk organiknya hanya kompos, D: pemupukan dengan abu ketel + kompos 1:1 sebanyak 3 ton/ha disertai 5 kali penyemprotan POC bakteri Plus, E: sama dengan D tetapi pupuk organiknya hanya menggunakan kompos. Penelitian kualitas gizi menggunakan rancangan acak lengkap. Kualitas gizi yang diukur meliputi abu, serat, lemak, protein, amilosa dan amilopektin sedang uji organoleptik (tingkat preferensi) dilakukan terhadap nasi dengan parameter derajat putih, aroma, kepulenan dan rasa menggunakan uji hedonik. Adapun daya tahan nasi menggunakan dasar uji kualitas kritis. Data kualitas dianalisis dengan ANOVA dan perbedaan antar perlakuan dievaluasi menggunakan LSD 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budidaya dengan sistem semi organik (C) dan organik (D) menghasilkan beras dengan kualitas yang tinggi, sedang nasi yang paling disukai dan mempunyai daya tahan simpan paling lama adalah nasi hasil beras dari budidaya organik (D).



Keywords


padi konvensional, padi organik, kualitas gizi, uji organoleptik, daya tahan nasi

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Akhyar. 2009. Pengaruh Proses Pra-tanak terhadap Mutu Gizi dan Indeks Glikemik Berbagai Varietas Beras di Indonesia. Tesis. Repository.ipb.ac.id. (diakses 6 Agustus 2014)

Anonim. 2014. http://id.answers.yahoo. com (diakses 25 Juli 2014).

Anonim. 2014. http://www.bimbingan.org /jamur-pada-makanan.htm (diakses 25 Juli 2014)

Houston, D.F. 1972. RICE, Chemistry and Technology. American Association of Cereal Chemists, Inc. Minnesota.

Conn, E.C., P.K. Stumpf, G. Bruening and Roy H. Doi. 1987. Outlines of Biochemistry. John Wiley and Sons, Inc. Canada.

Deore, G.B., Limaye, A.S., Shinde, B.M., S.L. Laware. 2010. Effect of Organic Liquid Fertilizer on Growth and Yield of Chili (Capsicum Annum, L). Asean Jornal Exp. Biol. Sci. Spl. 2010: 15-19.

Hossaen, M.A., Shamsuddoha, A.T.M., Paul, A.K., Bhuiyan, M.S.I., Zobaer, M. 2011. Efficacy of Different Organic Manure and Inorganic Fertilizer on The Yield and Yield Attributes or Boro Rice. The Agriculturist 9 (1&2): 117-125.

Ikameilaty. 2011. Laporan Evaluasi Nilai Gizi: Daya Cerna Pati. http://ikameilaty.wordpress.com (diakses 15 januari 2013)

Kosit, P. 2011. Kyusei Nature Farming and the Adaptation of Farmers in the Isan Region of Thailand. European Journal of Social Science 21 (3): 471-482.

Padmini, O.S. and R.R.R. Brotodjojo. 2012. Utilization of Agricultural Waste and Biological Agents To Increase Rice Yield. 2nd International and 12th Annual Scientific Conference. May 22-27, 2012. Philippine Society for the Study of Nature.

Padmini, O.S., R.R.R. Brotodjojoand and S. Wuryani. 2013. Increasing Rice Yield by Utilizing Sugarcane Waste and Liquid Organic Fertilizer. Proceeding of 1st International Conference on Sustainable Agriculture and Environment. June 26-29, 1013. UNS Publ. p. 432-438.

Sari, D.K., S.A. Marliyati, L. Kustiyah, A. Khomsan dan T.M. Gantohe. 2014. Uji Organoleptik Formulasi Biskuit Fungsional Berbasis Tepung Ikan Gabus (Ophiocephalus striatus). Agritech. Jurnal Teknologi Pertanian. 34 (2): 120-125.

Sarungallo, Z.L., Murtiningrum, H.T. Uhi, M.K. Roreng, A. Pongsibidang. 2014. Sifat Organoleptik, Sifat Fisik serta Kadar β Karoten dan α Tokoferol Emulsi Buah merah (Pandanus conoideus) Agritech. Jurnal Teknologi Pertanian. 34 (2): 177-183.

Soekarto, S.T. 1990. Dasar-Dasar Pengawasan dan Standarisasi Mutu Pangan. IPB Press. Bogor.

Soekarto, S.T dan M. Hubeis. 1992. Petunjuk Laboratorium Metode Penelitian Indrawi. PAU-IPB. Bogor.

Wuryani, S., O.S. Padmini and D.A. Puspitaningrum. 2013. Postharvest Quality Enchance-ment of Rice Var. Mekongga as a Response of Liquid Organic Fertilizer Application. Journal Acta Horticulturae Number 1011: 279-284.

Wuryani S., O.S. Padmini, D.A Puspitaningrum. 2012. Back to Nature Back to Parboiled Rice. Paper presented in 2nd International and 12th Annual Scientific Conference. May 22-27, 2012. Philippine Society for the Study of Nature. CEBU, The Philippines.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.





Creative Commons License
Agrivet by http://jurnal.upnyk.ac.id/index.php/agrivet is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
View My Stats