Optimasi Proses Sintesis Sitronelal Dari Sereh Wangi (Cymbopogon winterianus) Dengan Bantuan Gelombang Mikro Menggunakan Pelarut Metanol Dan N-Heksan

Harianingsih Harianingsih Harianingsih

Abstract


ABSTRAK: Proses ekstraksi minyak atsiri menjadi penting diperhatikan untuk menghasilkan rendemen yang lebih tinggi. Ekstraksi minyak sereh wangi yang biasa dilakukan adalah dengan maerasi, destilasi fraksinasi bertingkat, soxhlet dan proses konvensional lainnya. Hasil ekstrak dari minyak sereh wangi dengan komponen paling tinggi adalah sitronelal yaitu 35%. Sitronelal bermanfaat untuk pembuatan parfum, aerosol, detergen dan masih banyak yang lainnya. Pada penelitian ini dilakukan sintesis sitronelal dari sereh wangi menggunakan ekstraksi dengan bantuan gelombang mikro. Alat ekstraktor dibuat dengan memodifikasi alat ekstraktor berupa microwave yang diberi labu alas bulat sebagai media untuk bahan sereh wangi dan pelarut metanol dan n-heksan. Variabel yang berpengaruh antara lain waktu dan volume pelarut. Waktu yang digunakan 5, 10, 15, 20, 25 menit, daya sebesar 10, 20, 30, 50 W dan variasi volume pelarut metanol sebanyak 50, 100, 150 dan 200 ml.  Hasil penelitian diperoleh dengan waktu yang singkat dengan variabel beda daya diperoleh dalam waktu 5 menit diperoleh ekstrak sitronelal sebesar 30,1%. Pada volume yang rendah 50 ml diperoleh ekstrak sitronelal sebanyak 32,5%. Hasil perolehan sintesis sitronelal menggunakan bantuan gelombang mikro dan pelarut etanol ini lebih kecil dibandingkan ekstraksi evaporasi yang dapat mengekstrak sitronelal hingga mencapai 36%.

Kata Kunci: ekstraksi; gelombang mikro; sitronelal

 

ABSTRACT: The process of extracting essential oils is important to note in order to produce a higher yield. The extraction of citronella oil is commonly done with maerasi, stratified fractionation distillation, soxhlet and other conventional processes. The extract from citronella oil with the highest component was citronellal which was 35%. Sitronelal is useful for making perfumes, aerosols, detergents and many others. In this study, citronellal synthesis of citronella was done using microwave extraction. The extractor is made by modifying the extractor in the form of a microwave which is given a round bottom flask as a medium for the ingredients of citronella with metanol and n-hexan solvent. The variables that influence include time and volume of solvent. Time used 5, 10, 15, 20, 25 min, power 10, 20, 30, 50 W and variation of methanol solvent volume of 50, 100, 150 and 200 ml. The results obtained with a short time with variable power difference obtained within 5 minutes obtained 30 cm of sitronelal extract. At a low volume of 50 ml citronellal extract obtained as much as 32.5%. The result of citronellal synthesis using microwaves and ethanol solvent is smaller than evaporative extraction which can extract citronellal up to 36%.

Keywords: extraction; microwave; citronellal

Keywords


Kata kunci : ekstraksi, gelombang mikro, sitronelal

References


Chaudhary, A., Nagaich, U., Gulati, N., Sharma, V.K., Khosa, V.K., 2012, Enhancement of solubilization and bioavailability of poorly soluble drugs by physical and chemical modifications: A recent review Journal of Advanced Pharmacy Education & Research 2 (1) 32-67 (2012) ISSN 2249-3379

Gomarjaya, H., Khomeini, A., Sanjaya., A. S., 2015, Pengaruh Jenis Pelarut Terhadap Rendemen Minyak Sereh Wangi (Cymbopogon winterianus), EKUILIBRIUM, 14(2), 57-61

Harianingsih., R., Wulandari., C., Harliyanto, CN., Andiani., 2017, Identifikasi GC-MS Ekstrak Minyak Atsiri Dari Sereh Wangi (Cymbopogon winterianus) Menggunakan Pelarut Metanol, Jurnal TECHNO (Jurnal fakultas Teknik), 18(1), 23-27.

Mandal, V., Mohan, Y., Hemalatha, S., 2007, Microwave Assisted Extraction-An Innovative and Promissing Extraction Tool for Medicinal Plant Research, Pharmacognosy Reviews, 1(1):18.

Milone, C., dkk, 2000, Selective One Step Synthesis Of (-)-Mentol From (+) - Citronellal on Ru Support on Modified SiO2, Applied Catalyst A: General, 199, 2000, 239-244.

Mutaqin, A., Sayekti, E., Destiarti, L., 2013, Identifikasi Hasil Reaksi Adisi Nukleofilik Sianida pada Gugus Karbonil Sitronelal Menggunakan Pereakasi Kalium Sianida, JKK, 2(1):38-41.

Pybus, D., Sell, C., Eds, 1999, The Chemistry of Fragrance, Di Dalam Lenardao, E.J., dkk, 2007, Citronellal as Key Compound in Organic Synthesis. Tetrahedron, 63, 2007, 6671-6712.3. Balu, A. M., Juan,

Sun,H.Y., Fang, C.T., Wang, J.T., Kuo, P.H., Chen, Y.C., Chang, S.C., 2003, Succesfull Tretment of Imported Cerebral Malaria with ArtesunateMefloquine Combination Therapy‖, Journal Formos Medical Association, 105(1): 86-89.

Wongkittipong,R., Prat, L., Damronglerd, S., Gourdon, C., 2004, ― Solid Liquid Extraction of Andrographolide From Plants-Experimental Study, Kinetics Reaction and Model‖, Royal Golden Jubilee Scholarship Program.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Eksergi p-ISSN  1410-394X, e-ISSN 2460-8203,  is published by Chemical Engineering Department, Faculty of Industrial Technology, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta.

Contact Prodi Teknik Kimia UPN "Veteran" Yogyakarta Jl. SWK 104 (Lingkar Utara) Condong catur Sleman Yogyakarta

 

Creative Commons License
Eksergi by http://jurnal.upnyk.ac.id/index.php/eksergi/index/ is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.