GEOLOGI DAN STUDI LINGKUNGAN PENGENDAPAN SATUAN BATUPASIR MELIAT DAERAH SEBAKIS, KECAMATAN SEBUKU, KABUPATEN NUNUKAN, PROVINSI KALIMANTAN UTARA

Satya Hermawan

Abstract


SARI - Daerah penelitian secara administratif meliputi daerah Sebakis, Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan,
Provinsi Kalimantan Utara. Daerah penelitian secara geografis terletak pada koordinat 107
48‟ 8‟‟
Bujur Timur hingga 7
0
0
47‟ 53‟‟ - 107
. Melalui pendekatan berbagai
unsur morfologi yang ada di lapangan dengan menggunakan klasifikasi menurut Van Zuidam, 1983, penulis membagi
daerah telitian menjadi 3 satuan bentuk asal dan 4 bentuk lahan yaitu: bentukan asal denudasional (D) terdiri dari satuan
bentuk lahan perbukitan terkikis (D1), bentuk asal fluvial (F) terdiri dari tubuh sungai (F1) dan endapan alluvial (F2),
dan bentuk asal yang terjadi akibat manusia yaitu lembah bukaan tambang (H1). Berdasarkan pengamatan secara
langsung di lapangan serta interpretasi peta geologi dengan melihat pola pengaliran dan merujuk pada klasifikasi pola
pengaliran maka dapat disimpulkan bahwa pola pengaliran sungai yang berkembang pada daerah penelitian adalah pola
pengaliran dendritik yang mencerminkan bahwa daerah penelitian memiliki resistensi batuan yang sama (homogenitas
batuan) dengan kontrol struktur yang tidak begitu tampak. Pada daerah penelitian merupakan daerah dengan relief
bergelombang miring sampai landai. Proses pengerosian horizontal lebih dominan sehingga lembah pada daerah
penelitian secara umum mempunyai bentukan lembah sungai “U”. Hal tersebut menunjukan bahwa sungai di daerah
telitian termasuk dalam stadia tua. Geologi daerah penelitian dari tua ke muda terdiri dari satuan batupasir Meliat
(Miosen awal), di atasnya terdapat batugamping Meliat (Miosen Tengah) dan di atasnya secara tidak selaras
terendapkan endapan aluvial (Kwarter). Lingkungan pengendapan batupasir Meliat adalah Lower Delta Plain
berdasarkan data primer hasil pengamatan dan data pendukung analisa pollen, analisa maseral, dan profil terukur.

Kata-kata kunci: Meliat, pollen, maseral, lower delta plain.
0
0
00‟ - 7
02‟ 10‟‟ Lintang Selatan, dengan luas daerah ± 14 km
2


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.31315/jigp.v3i1.5159

DOI (PDF): https://doi.org/10.31315/jigp.v3i1.5159.g3727

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA