GEOLOGI DAN STUDI LINGKUNGAN PENGENDAPAN FORMASI NGRAYONG DAERAH MULYOAGUNG DAN SEKITARNYA, KECAMATAN SINGGAHAN, KABUPATEN TUBAN, PROVINSI JAWA TIMUR

Jevon Albern Telaumbauna

Abstract


SARI - Daerah penelitian termasuk dalam Zona Rembang. Secara adminstratif terletak pada wilayah Desa Mulyoagung
dan
sekitarnya,
Kecamatan
Singgahan,
Kabupaten
Tuban,
Provinsi
Jawa
Timur.
Secara
geografis,
terletak
pada

koordinat
582502
mT-589213
mT
dan
9236278
mU-9230081
mU
proyeksi
UTM
Zona
49
Southern,
dengan
skala
peta

1:
15.000
dan
luas

41,54
km
. Geomorfologi daerah penelitian terdiri dari. Punggungan Lipatan (S1), Lembah Antiklin
(S2) dan Lembah Sinklin (S3) Perbukitan Lapies (K1) dan Perbukitan Karst (K2). Pola pengaliran yang berkembang
adalah trellis, recurved trellis, paralel, dan subparalel. Stratigrafi yang ada di daerah penelitian dengan urutan yang
paling tua hingga ke muda adalah Satuan batupasir Ngrayong, Satuan batugamping Bulu, Satuan napal Wonocolo,
Satuan batugamping Ledok, Satuan napal Mundu Awal, dan Satuan batugamping Paciran. Struktur geologi yang
berkembang pada daerah penelitian adalah perlipatan dan sesar. Perlipatan terdiri dari Antiklin Kumpulrejo, Sinkiln,
dan Antiklin Gegunung. Sesar terdiri dari Sesar Tiwiyan, Sesar Gegunung. Semua struktur di atas terbentuk pada kala
Plio-Pleistosen. Analisis profil dan interpretasi litofasies (aspek fisik) serta didukung oleh aspek kimia dan biologi pada
Satuan batupasir Ngrayong menunjukkan asosiasi batuan pada lingkungan shoreface (muka pantai), tepatnya pada
middle shoreface. Kehadiran batugamping packstone, baik sebagai selingan maupun sisipan menandakan lingkungan
middle shoreface yang berasosiasi dengan sub-lingkungan inner ramp pada lingkungan pengendapan batuan karbonat.

Kata-kata kunci : Mulyoagung, shoreface, Formasi Ngrayong
2


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.31315/jigp.v3i1.5160

DOI (PDF): https://doi.org/10.31315/jigp.v3i1.5160.g3728

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Ilmiah Geologi PANGEA