Potensi Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit terhadap Ketersediaan Fosfor Podsolik Merah Kuning dan Serapannya oleh Bibit Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq.)

Ulinnuha Difana Putri, Lelanti Peniwiratri, R. Agus Widodo

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompos TKKS berbeda takaran yang diberi NPK terhadap ketersediaan P Podsolik Merah Kuning dan serapannya oleh bibit kelapa sawit. Penelitian dilakukan di Instalasi Penelitian Tanah, Laladon, Bogor. Penelitian merupakan percobaan pot yang disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari 7 perlakuan dengan 6 ulangan. Perlakuan tersebut terdiri dari Tanpa Perlakuan, NPK Standar, ¾ NPK,  ¾ NPK +½ TKKS, ¾ NPK+ ¾ TKKS, ¾ NPK+1 TKKS, ¾ NPK+1 ½ TKKS. Untuk mengetahui pengaruh perlakuan terhadap parameter penelitian dilakukan analisis sidik ragam (ANOVA). Beda rerata antar perlakuan terhadap parameter hasil dilakukan uji beda nyata Duncan Multiple Range Test (DMRT) 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kompos TKKS berbeda takaran yang diberi NPK berpengaruh nyata meningkatkan P tersedia Podsolik Merah Kuning dan serapan P oleh bibit kelapa sawit. Perlakuan ¾ NPK + ½ TKKS memberikan hasil terbaik terhadap ketersediaan P Podsolik Merah Kuning dan serapannya oleh bibit kelapa sawit.

 

 


Keywords


Bibit Kelapa sawit, Fosfor, Podsolik Merah Kuning, TKKS

Full Text:

PDF

References


Adamy, I., Husnain dan Rosmimik. 2011. “Pengaruh Pupuk Organik dari Berbagai Sumber Bahan Baku terhadap Pertumbuhan Jagung (Zea mays L.)”. Jurnal Litbang Pertanian Balai Penelitian Tanah.

Atmojo, S. 2003. “Peranan Bahan Organik terhadap Kesuburan Tanah dan Upaya Pengelolaannya”. Pengukuhan Guru Besar. Surakarta: Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret.

Balittanah. 2009. “Petunjuk Teknis Edisi 2 Analisis Kimia Tanah, Tanaman, Air, dan Pupuk”. Balai Penelitian Tanah. Bogor.

Darmawijaya, M. I. 1997. “Klasifikasi Tanah”. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Epstein, E. 1997. “The Science of Composting”. United State of America: Technomic Publishing Company, inc.

Fairhurst T.H and Mutert E. 1999. “Interpretation and Management of Oil Palm Leaf Analysis Data. Better Corps International. Vol. 13 No. 1.

Hardjowigeno, S. 1993. “Klasifikasi Tanah Dan Pedogenesis”. Akamedika Pressindo. Jakarta.

Kasno A. dan Nurjaya. 2011. “Pengaruh Pupuk Kieserit terhadap Pertumbuhan Kelapa Sawit dan Produktivitas Tanah”.Jurnal Littri 17 (4) : 133- 139.

Nasution, H.H. Hanum,C. Dan Lahay, R.R. 2014. “Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guinensis Jacq) pada Berbagai Perbandingan Media Tanam Sludge dan Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) di Pree Nursery”. Jurnal Online Agroekoteknologi. Vol. 2, No. 4 : 1419-1425

PPKS. 2003. “Potensi dan Peluang Kelapa Investasi Industri Kelapa Sawit di Indonesia”. PPKS. Medan.

Rosa, Rahayu N. 2012. “Pengelolaan Pembibitan Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Kebun Bangun Bandar PT. Socfindo Medan, Sumatera Utara”. Skripsi. Gelar Sarjana Pertanian, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

Sari, V.I., Sudradjat, dan Sugiyanta. 2015. “Peran Pupuk Organik dalam Meningkatkan Efektifitas pupuk NPK pada Bibit Kelapa Sawit di Pembibitan Utama”. J. Agron. Indonnesia 43 (2) : 153 – 160

Sanchez, P .A. 1992. Properties and Management of Soils in The Tropics. John Wiley

Sembiring, J.V., Nelvia dan Yulia A.E. 2015. “Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Di pembibitan utama pada Medium Sub Soil Ultisol yang diberi Asam Humat dan Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit”. Jurnal Agroteknologi, Vol. 6 No. 1: 25-32.

Utami, S. N. H. dan S. Handayani. 2003. “Sifat Kimia Entisol pada Pertanian Organik”. Jurnal Ilmu Pertanian. 10: 63-69.

Wibowo, B.S., Hanum H., dan Fauzi. 2017. “Aplikasi Kompos TKKS dan Berbagai Dosis Pupuk Majemuk untuk meningkatkan Hara N, P, dan K serta Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) pada Pembibitan Utama di Tanah Ultisol”. Jurnal Agroekoteknologi FP USU. Vol. 5 No. 3 (68) : 500 – 507.

Winarti, S., dan Neneng, L. 2013. “Pengaruh Pemberian Limbah Kelapa Sawit terhadap Sifat Fisik, Kimia dan Biologi Tanah pada Lahan Kritis Eks Penambangan Emas”. Jurnal Agripeat. Vol. 14 No. 2 : 53 – 58.

Yunindanova, M. B. 2009. “Tingkat Kematangan Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit Dan Penggunaan Berbagai Jenis Mulsa Terdapat Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Tomat (Llycopersicon Esculentum Mill.) dan Cabai (Capsicum Annuum I.)”. Skripsi. Program Studi Agronomi, Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor.

Zulhida, R. dan Rahmadi, W. 2013. “Ekstrak Tunas Bambu (Rebung) dan Kompos Meningkatkan Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis quineensis Jacq) di Main Nursery”. Agrium. Volume 18 No. 1.




DOI: https://doi.org/10.31315/jta.v15i2.3974

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Article Metrics

Metrics Loading ...

Metrics powered by PLOS ALM


Jurnal Tanah dan Air ISSN 1411-5719 (print) , ISSN 2655-500X (online)