EFEK BIOCHAR PADA BERBAGAI PERSENTASE AIR TANAH TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI SERTA SIFAT-SIFAT KIMIA TANAH INCEPTISOL

Nenny Nurlaeny, Ade Setiawan, Bintang Hari Kusumadewi, Risti Riana, M Dzulfikar B.A., Ranu Manggala Putra

Abstract


Sifat fisikokimia tanah yang mampu mendukung ketersediaan air selama pertumbuhan tanaman dapat ditingkatkan melalui input komponen organik yang dapat menambah daya pegang air oleh partikel tanah. Penelitian tentang aplikasi biochar pada berbagai persentase air tanah pada Inceptisols asal Jatinangor dilakukan untuk mengamati bagaimana komponen pertumbuhan serta hasil tanaman kedelai (Glycine max L. Merr) kultivar Anjasmoro, kadar air dan bahan organik tanah, kapasitas tukar kation (KTK), konsentrasi dan serapan N, K dipengaruhi oleh kedua perlakuan tersebut. Percobaan dilaksanakan dalam Rumah Plastik Laboratorium Kultur Terkendali, Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran Jatinangor menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial. Dosis biochar sebagai faktor pertama terdiri dari empat taraf (0, 5, 10, dan 15 t ha-1) dan persentase air tanah dari kapasitas lapang (KL) sebagai faktor kedua terdiri dari empat taraf (100, 80, 60 dan 40%) yang diulang tiga kali. Interaksi perlakuan biochar 15 t ha-1 pada kondisi 100% KL berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, nodula akar, N total dan serapan N serta kadar air tanah pada 6 minggu setelah tanam (MST). Kadar bahan organik tanah dipengaruhi oleh dosis biochar 5–15 t ha-1 dan jumlah daun trifoliat serta bobot kering tanaman pada fase vegetatif akhir dipengaruhi oleh persentase air tanah 60–100% KL. Dosis biochar dan berbagai persentase air tanah tidak berpengaruh nyata terhadap KTK, K-dd dan serapan K.

Keywords


bahan organik tanah, biochar, kadar air tanah, kedelai, persentase air tanah

Full Text:

PDF

References


Abdurachman, A., Haryati, U. dan Juarsah, I. 2004. Penetapan Kadar Air Tanah Dengan Metode Gravimetrikk. Mekanika Teknik, Universitas Sebelas Maret.

Adisarwanto, T. 1993. Pencegahan klorosis daun pada tanaman kedelai di tanah Vertisol dengan pemberian unsur hara makro dan mikro. Pros. Lokakarya Penelitian Komoditas dan Studi Khusus 1992. Vol.4. AARP-Litbang Pertanian. pp 475–484

Agnesia, F. 2014. Pengaruh Pemberian Biochar dan Kompos terhadap Sifat Kimia, Biologi dan Emisi Gas Karbondioksida pada Tanah Sawah. Universitas Brawijaya. http://repository.ub.ac.id/id/eprint/129603

Badan Standarisasi Nasional [BSN]. 2004. SNI 19-7030-2004: Spesifikasi kompos dari sampah organik domestik: 1-6.

Balai Penelitian Tanah, 2009. Analisis Kimia Tanah, Tanaman, Air, dan Pupuk. Bogor, Balai Penelitian Tanah.

Blanco-Canqui, H. 2017. Soil Physics and Hydrology. Univ. of Nebraska- Lincoln, NE.

Blum. 2011. Plant Water Relations, Plant Stress and Plant Production. Plant Breeding for Water-Limited Environments, (13) 255-263

Hale, M.G. and Orcutt, D.M. 1987. The Physiology of Plant under Stress. John Wiley and Sons, Inc., New York, USA

Hassan, SM. 2013. Soybean, Bio-Active Compounds. Hany A El-Shelmy (ed). Ch. 20, p 453-473

Herman, W., dan Elara, R. 2018. Pemanfaatan biochar sekam padi dan kompos jerami padi terhadap pertumbuhan dan produksi padi (Oryza sativa.) pada tanah ordo Ultisol. Jurnal Ilmiah Pertanian 15(1):42–50.

Iskandar, T., dan Rofiantin, U. 2017. Karakteristik biochar berdasarkan jenis biomassa dan parameter proses Pyrolisis. Jurnal Teknik Kimia, 28-34.

Janu, YF., dan Charly, M. 2021. Pengaruh biochar sekam padi terhadap sifat fisik tanah dan hasil tanaman jagung (Zea mays.) di kelurahan Lape kecamatan Aesesa. AGRICA 14(1): 67–82.

Kementerian Pertanian [Kementan], 2020. Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian 2015–2019. Jakarta: Kementerian Pertanian.

King, CA., and Purcell, LC. 2005. Inhibition of N2 fixation in soybean is associated with elevated ureides and amino acids. Plant Physiol. 137: 1389–1396

Kusuma, AH., Izzati, M., dan Saptaningsih, E. 2013. Pengaruh penambahan arang dan abu sekam dengan proporsi yang berbeda terhadap permeabilitas dan porositas tanah liat serta pertumbuhan kacang hijau (Vigna radiata L). Buletin Anatomi dan Fisiologi, 1-9.

Lehmann, J. and Joseph, S. 2009. Biochar for Environmental Management: Science and Technology. Earthscan-UK.

Nurida, NL. 2014. Potensi pemanfaatan biochar untuk rehabilitasi lahan kering di Indonesia. Jurnal Sumberdaya Lahan 8(3):57-68.

Nurida, NL., Haridjaja, OS., Sudarsono, A., Kurnia, U., dan Djajakirana, G. 2007. Perubahan fraksi bahan organik tanah akibat perbedaan cara pemberian dan sumber bahan organik pada Ultisols Jasinga. Jurnal Tanah dan Iklim 26: 29–40.

Nurlaeny, N., Onggo, T. M., Arifin, M., Setiawan, A., Herdiyantoro, D., and Putra, R.M. (2019). Soil properties, growth and spears yield quality of five asparagus cultivars grown in tropical soil affected by NaCl applications. Proceeding International Seminar and Congress of Indonesian Soil Science Society 2019 5–7 August 2019, Bandung, West Java, Indonesia

https://iopscience.iop.org/article/10.1088/1755-1315/393/1/012047

Nugroho, H., dan Jumakir. 2020. Respon pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai terhadap iklim mikro. Seminar Nasional Virtual: 265–274.

Nugraha, YS., Titin, S., dan Roedy, S. 2014. Pengaruh interval waktu dan tingkat pemberian air terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai (Glycine max (L) Merril.). Jurnal Produksi Tanaman 2(7): 552–559.

Oberhuber, W. 2017. Soil water availability and evaporative demand affect seasonal dynamics and used of stored water in co-occuring saplings and mature conifers under drought. Trees (Berl. West), 31 (2):467-478

Ochsner, T. 2017. Rain or Shine. An Introduction to Soil Physical Properties and Processes. Okkahoma State University.

Pujotomo, I. 2017. Potensi pemanfaatan biomassa sekam padi untuk pembangkit listrik melalui teknologi gasifikasi. Jurnal Ilmiah Energi dan Kelistrikan 9(2): 126–135

Pusat Penelitian Tanah dan Agroklimat. 2012. Identifikasi Lahan Kering Potensial untuk Pengembangan Tanaman Pangan. pp 316-328.

Salisbury, F.B. and Ross, C. 1992. Plant Physiology. Wadsworth Publishing Company, Belmont, California 94002.

Saptiningsih, E., dan Haryanti, S. 2015. Kandungan selulosa dan lignin berbagai sumber bahan organik setelah dekomposisi pada tanah Latosol. Buletin Anatomi dan Fisiologi, 34-42.

Siregar, SR., Zuraida, dan Zuyasna. 2017. Pengaruh kadar air kapasitas lapang terhadap pertumbuhan beberapa genotipe M3 kedelai (Glycine max L. Merr). Jurnal Floratek 12(1): 10–20.

Taufiq, A., dan Andy, W. 2017. Teknologi produksi benih kedelai. Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi: 1–16.

Taufiq, A., dan Sundari, T. 2012. Respons tanaman kedelai terhadap lingkungan tumbuh. Buletin Palawija (23): 13–26.

Tobing, S., Nisa, RM., dan Triadiati. 2014. Aplikasi Bradyrhizobium japonicum. dan Aeromonas salmonicida. pada penanaman kedelai di tanah asam dalam percobaan rumah kaca. Jurnal Biotik 2(1): 1–76.

Verdiana, MA., Husni, TS., dan Titin, S. 2016. Pengaruh berbagai dosis biochar sekam padi dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung (Zea mays L.). Jurnal Produksi Tanaman 4(8): 611–616.

Widiastuti, MMD. 2016. Analisis manfaat biaya biochar di lahan pertanian untuk meningkatkan pendapatan petani di Kabupaten Merauke. Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan 13(2): 135–143.

Yosephine, IO., Sakiah, dan Erpands, ALS. 2020. Pemberian beberapa jenis biochar terhadap C-organik dan N-total pada pertumbuhan bibit kelapa sawit. Jurnal Penelitian Agronomi 22 (2): 79-82




DOI: https://doi.org/10.31315/jta.v19i2.9465

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Article Metrics

Metrics Loading ...

Metrics powered by PLOS ALM


Jurnal Tanah dan Air ISSN 1411-5719 (print) , ISSN 2655-500X (online)