KAJIAN METODE PENAKSIRAN SUMBERDAYA BATUBARA PADA SEAM O DI PT. WELLARCO SUBUR JAYA KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

Abdul Rauf, Ngatimin Ngatimin

Abstract


PT. Wellarco Subur Jaya, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur terdapat enam seam, diantaranya adalah seam O.  Penelitian ini membandingkan berbagai macam metode.

Hasil penaksiran sumberdaya batubara dengan metode luas dan faktor rata-rata (average factor and area method)423.684ton, metode isopach (ketebalan) 358.957ton, metode poligon 407.435ton, metode segitiga (triangular grouping) 315.157ton. Metode penampang (cross section)standard 308.256ton dan linier 311.954ton.    

Dari berbagai metode penaksiran sumberdaya secara kualitatif, metode penampang paling teliti. Pada metode penampang, adanya pedoman perubahan bertahap (rule of gradual change) dan pedoman titik terdekat (rule of nearest points) menyebabkan digunakannya rumus kerucut dan rumus frustum, sehingga metode penampang standard lebih teliti dibandingkan dengan metode penampang linier.

 

Kata kunci: average factor and area, isopach, polygon, triangular grouping, cross section


Keywords


average factor and area, isopach, polygon, triangular grouping, cross section

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License
Jurnal Teknologi Pertambangan by http://jurnal.upnyk.ac.id/index.php/jtp is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
View My Stats