Evaluasi Tingkat Kekritisan Air Di Dusun Baturturu Dan Krinjing, Desa Mertelu, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunung Kidul, D.I.Yogyakarta

Dian Kartika Fajarina, Herwin Lukito, Andi Sungkowo

Sari


Perubahan iklim terjadi terus menerus mengakibatkan peningkatan suhu yang berdampak pada sumber daya air.
Dampak yang terjadi terhadap sumber daya air kekeringan, banjir, dan ketersediaan air berkurang. Kekeringan
merupakan kondisi ketersediaan air yang tidak dapat memenuhi kebutuhan air seperti di Dusun Baturturu dan
Dusun Krinjing, Desa Mertelu, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunung Kidul, D.I.Yogyakarta. Pengelolaan
kuantitas air bertujuan untuk menyediakan air secara transparan dan adil, dilaksanakan melalui perizinan alokasi
dan penggunaan air serta pengendalian distribusi air. Tujuan penelitian ini mengetahui kebutuhan air,
ketersediaan air, dan tingkat kekritisan air di daerah penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah
metode survei dan pemetaan, teknik purposive sampling, analisis deskriptif, dan neraca air. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa kebutuhan air total sebesar 70.024.060,97 m3/tahun dan ketersediaan air sebesar
1.282.715.296 m3/tahun. Nilai tingkat kekritisan air nilai indeks kekritisan air bulan Desember, Januari, Februari,
Maret, dan April masuk kedalam kategori belum kritis dan kekritisan air bulan Mei, Juni, Juli, Agustus,
September, Oktober, dan November masuk kedalam kategori sangat kritis.


Kata Kunci: Kebutuhan Air, Ketersediaan Air, Neraca Air, Kekritisan Air


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Astuti, Anik Juli Dwi. 2007. Evaluasi Tingkat Kekritisan Air dan Kerusakan Lingkungan di Daerah

Aliran Sungai Serang Kabupaten Kulon Progo Yogyakarta. Tesis Magister Pengelolaan

Lingkungan Universitas Gadjah Mada.

Esterlita, Ivana., dan Suprayogi, Slamet. 2019. Kajian Indeks Kekritisan Air Secara Meterologis di

DAS Gandu, Kabupaten Jepara.

Estiningtyas, Woro., Kartiwa, Budi., Firda, Dariin. 2020. Analisis Tingkat Kekritisan Air Sebagai

Dasar Adaptasi Perubahan Iklim Untuk Keberlangsungan Usahatani Pangan : Studi Kasus di

Pulau Sulawesi. Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Volume 23

Nomor 2 : 221 - 236.

Kementerian PUPR, 2017. Modul Hidrologi, Kebutuhan dan Ketersediaan Air. Modul 05 Pusat

Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Air dan Konstruksi.

Nugroho, J., Zid, M., Miarsyah, M. 2020.Potensi sumber air dan kearifan masyarakat dalam

menghadapi risiko kekeringan di wilayah karst (Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi

Yogyakarta). Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan 4(1) : 438 - 447.

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No.14 Tahun 2010 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang

Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

Purnama, Setyawan., Trijuni, Sutanto., Hanafi, Fahrudin., Aulia, Taufik., dan Razali, Rahmad. 2012.

Analisis Neraca Air di DAS Kupang dan Sengkarang. Yogyakarta : Universitas Gadjah Mada

Press.

Rejekiningrum, Popi. 2010. Identifikasi Kekritisan Air Untuk Perencanaan Penggunaan Agar

Tercapai Ketahanan Air di DAS Bengawan Solo. Jurnal Balai Penelitian Agroklimat dan

Hidrologi, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

Standar Nasional Indonesia (SNI) 6728.1:2015 Penyusunan Neraca Spasial Sumber Daya Alam –

Bagian 1 : Sumber daya air.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2004 tentang Sumberdaya Air.

Wesnawa, I Gede Astra., Christiawan, Putu Indra., Dewantara, I Putu Mas dan Wulan, Nyoman Ayu.

Desain Mitigasi Bencana Kekeringan di Desa Selat. Senadimas Undiksha : 217 - 222.




DOI: https://doi.org/10.31315/psb.v3i1.6256

DOI (PDF): https://doi.org/10.31315/psb.v3i1.6256.g4060

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##



Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

ISSN (Online): 2986-4062

This Journal indexed to : 

DESKRIPSI GAMBAR