Evaluasi TPA Sampah Berdasarkan Indeks Risiko Lingkungan di TPA Sampah Air Dingin, Kota Padang, Sumatera Barat

Nadia Putri, Ika Wahyuning Widiarti, Wisnu Aji Dwi Kristanto

Sari


erjadinya peningkatan penduduk di Kota Padang berdampak pada besarnya timbulan sampah dan jumlah
sampah yang diangkut menuju TPA Air Dingin. Volume sampah yang besar dapat mengakibatkan pencemaran
terhadap lingkungan sekitar seperti pencemaran udara, pencemaran kontaminasi lindi dan lain-lain. Hal ini akan
berdampak pada penurunan kualitas lingkungan sehingga perlu dilakukan evaluasi kelayakan dalam tingkat
bahaya lingkungan di TPA Air Dingin. TPA Air Dingin memiliki luas sebesar 17 Ha dengan sistem penimbunan
controlled landfill. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui evaluasi tingkat bahaya berdasarkan hasil
penilaian Indeks Risiko Lingkungan (IRL). Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode survey
dan pemetaan, metode sampling dan uji laboratorium, serta metode matematis untuk menghitung nilai indeks
risiko lingkungan. Parameter kriteria penilaian indeks risiko lingkungan mengacu pada Lampiran V Peraturan
Menteri Pekerjaan Umum Nomor 3 Tahun 2013. Nilai penilaian indeks risiko lingkungan TPA Sampah Air
Dingin yaitu 595, 0343, nilai tersebut memiliki tingkat bahaya sedang dan disarankan untuk meneruskan TPA
dengan rehabilitasi lahan urug terkendali secara bertahap.


Kata Kunci: Controlled Landfill, Indeks Risiko Lingkungan, Evaluasi, Rehabilitasi, TPA Air Dingin.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Andhika, Ratih, dkk. (2015). Pengaruh paparan gas metana (CH4), karbon dioksida (CO2) dan

hidrogen sulfida (H2S) terhadap keluhan gangguan pernapasan pemulung di tempat pembuangan

akhir (TPA) sampah Klotok Kota Kediri. Jurnal Ekosains 8(2).

Andhika, Ratih dan Agung, Tofan. (2016). Pengaruh paparan CH4 dan H2S terhadap keluhan

gangguan pernapasan pemulung di TPA Mrican Kabupaten Ponorogo. Journal Of Industrial

Hygiene and Occupational Health 1(1). 1-14.

Andika, Bayu, dkk. (2020). Penentuan nilai BOD dan COD sebagai parameter pencemaran air dan

baku mutu air limbah di pusat penelitian kelapa sawit (PPKS) Medan. Jurnal Kimia Sains dan

Terapan. 2(1). 14-22.

Damanhuri, Enri. 2006. Pedoman Pengoperasian dan Pemeliharaan Tempat Pembuangan Akhir

(TPA) Sistem Controlled Landfill dan Sanitary Landfill. Bandung : Teknik Lingkungan ITB.

Darwati, Sri (2010). Kajian penerapan penilaian indeks risiko tempat penimbunan sampah di

Indonesia. Jurnal Permukiman. 5(1), 44-51

Hamsah, dkk (2017). Kesesuaian tempat pembuangan akhir sampah dengan lingkungan di Desa

Kalitirto Yogyakarta. Jurnal Plano Madani, 6 (1), 1-14.

Hogland, W., Marques, M. dan Nimmermark, S (2004). Landfill mining and waste characterization: a

strategy for remediation of contaminated areas. Journal of Material Cycles Waste Management

Vol. 6, 119–124

Mahyudin, Rizqi Puteri (2017). Kajian permasalahan pengelolaan sampah dan dampak lingkungan di

TPA (Tempat Pemrosesan Akhir). Jurnal Teknik Lingkungan, 3(1). 66-74

Rachman, Rizki Pratiwi. 2014. Pengolahan Air Lindi Menggunakan Elektrokoagulasi dengan

Elektroda Logam. Bandung: UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Soegeng Soegijanto, dkk. 2004. Epidemiologi demam berdarah dengue. Surabaya: Airlangga

University Press

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 59 Tahun 2016 tentang Baku Mutu Lindi

TPA.

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 03/PRT/2013 tentang

Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Persampahan dalam Penanganan Sampah Rumah

Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This Journal indexed to : 

DESKRIPSI GAMBAR