PEMODELAN MARKOV UNTUK KANAL HF AVAILABILITY PADA LINK MALANG-SURABAYA

Arif Fathoni, Wismanu Susetyo, Gamantyo Hendrantoro

Abstract


Tersedianya kanal HF merupakan faktor penting dalam desain dan komunikasi. Model-model ketersediaan kanal HF sebagai fungsi waktu, lokasi geografis, dan aktivitas matahari telah dikembangkan beberapa tahun terakhir. Makalah ini meneliti tentang karakteristik model untuk avaibility kanal HF pada proses markov. Kanal HF ini bekerja pada frekuensi 3-30 Mhz dan memiliki panjang gelombang 100meter-10meter. Telah dilakukan pengukuran pada kanal HF dari jarak Malang-Surabaya (73 km) menggunakan frekuensi 6.3 Mhz. Pengukuran telah dilakukan selama 3 bulan (Januari, Februari, Maret 2009) menunjukan kondisi kanal propagasi HF Malang-Surabaya. Model ditunjukan dalam gambar grafik membandingkan data pengukuran dengan data analisa dalam model markov. Hasil dari penelitian berguna sebagai parameter keadaan HF link Malang-Surabaya. Data HF dibagi menjadi 4 waktu : pukul 03.00-05.59 WIB; 09.00-11.59 WIB; 15.00-17.59 WIB; 21.00-23.59 WIB, dimana pembagian ini mewakili karakteristik dari kanal HF pada rotasi bumi. Telah diberikan nilai T (threshold) dalam pengukuran yang bernilai -100.577 dBm. Kanal available apabila daya yang diterima kurang atau sama dengan dari nilai threshold diatas level noise. dan akan bernilai nonavailable apabila lebih besar dari nilai threshold. Parameter model Markov diambil dua state (available dan non-available) dari daya yang diterima pada pengukuran berdasarkan membandingkan nilai threshold yang ada. Sehingga didapatkan probabilitas transisi state 1 (available) dan state 0 (non-availabe). Sehingga pada akhirnya dibandingkan pemodelan propagasi HF dan pemodelan markov. Untuk waktu pagi hari didapatkan pada pemodelan propagasi 00 p = 92.81%, 01 p = 7.19%, 10 p = 3% dan 11 p = 97% sedangkan pada memodelan markov 00 p = 92.59%, 01 p = 7.41%, 10 p = 3.06%, dan 11 p = 96.94%


Full Text:

PDF (Indonesian)

References


K. Abend, T.J Harley, and L.N Kanal. Classification of binary random patterns. IEEE Transactions on Information Theory, IT-11(4): 538-544, 1965

P.M.E Altham. Two generalizations of binomial distribution. Applied statistics, 162-167,1978.

M. Broms. Results for measurements of occupancy in Sweden. Proc HF 92, Nordic shortwave Conference, pages 311-316, 1992

S.K. Chan, G.F Gott, P.J Laycock, and C.R Poole. HF spectral occupancy-a joint British/Swedish experiment. Proc. HF 92, Nordic Shortwave Conference, pages 299-309,1992

I-R Chen and S.A Banawan. Modelling and analysis of concurrent maintenance polices for data structures using pointers. IEEE Transactions on Software Engineering,19(9):902-911,1993

D.J Percival, “A Markov Model for Channel Avaibility in Central Australia”, DSTO Electronics and Surveillance Research Labolatory,1997

Stephen Tsai, Markov Characterization of the HF Channel, IEEE Transactions on Communication Technology, Februari 1969

National telecommunication and Information (NTIA), “High Frequency Radio Automatic Link Establishment (ALE) Application Handbook”, Annex 1.pdf, pp. 2

A.J. Gibson. A statistical model of spectrum occupancy. NRPP Research Note,142,1993

A.J. Gibson. Association and predictive models. NRPP Researc Note,147,1994

A.J Gibson and L. Arnett. Statistical modeling of spectrum occupancy. Electronics Letters

A.J Gibson and L.Arnett. Measurenment and statistical modeling of spectrum occupancy. IEE Sixth International HF Conference Publication,392:150-154,1994

C. Goutelard and J. Caratori. Time modeling of HF interfaces. IEE Fifth International HF Conference Publication, 1991

J. Klotz. Statistical inference in Bernoulli trials with depence. The Annals of statistics, 1973

G.F Gott. N.F. Wong, and S Dutta. Occupancy measurenments across the entire HF spectrum. NATO AGARD Conference Procedings,1982

C.A Pantjaros, J.A. Whlie, G.F Gott, P.J. Laycock, and M Broms. European HF occupancy experiment, Nordic Shortwave Conference, 1995


Refbacks

  • There are currently no refbacks.