E-BANKING: URGENSI ASPEK TRUST DI ERA E-SERVICE

Sujadi Sujadi, Edy Purwo Saputro

Abstract


Adopsi teknologi baru di berbagai bidang dapat dilakukan dengan pendekatan self-service technologies (SSTs). Oleh karena itu, pemetaan (mapping) berbagai riset empiris tentang adopsi e-banking sangatlah penting. Penelitian ini adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai hasil riset empiris tentang adopsi e-banking. Untuk kasus sektor perbankan, adopsi e-banking merupakan salah satu alternatif untuk mendukung pelayanan. Kajian adopsi e-banking melalui model SSTs menjadi sangat penting, terutama terkait dengan fenomena selfservice di era e-service yang memungkinkan nasabah melakukan aktivitas secara mandiri. Di satu sisi, adopsi ebanking memberikan tambahan penghasilan bagi perbankan, namun di sisi lain adopsi e-banking juga sangat rentan terkait dengan aspek trust yang dirasakan oleh nasabah. Oleh karena itu, kajian tentang aspek trust dalam kasus adopsi e-banking sangatlah perlu untuk dicermati, yaitu tidak saja bagi upaya peningkatan kualitas layanan bagi nasabah, tetapi juga meningkatkan keunggulan bersaing dari pesaing dan juga aspek kepercayaan nasabah untuk tetap loyal menggunakan e-banking. Hasil dari kajian literatur menunjukan bahwa aspek trust menjadi salah satu aspek terpenting untuk mendukung intention to loyalty dari adopsi e-banking.


Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Akinci, S., Aksoy, S. dan Atilgan, E. (2004), Adoption of Internet banking among sophisticated consumer segments in an advanced developing country, The International Journal of Bank Marketing, Vol. 22, No. 3, hal. 212-232.

Aladwani, A.M. (2001), Online banking: A field study of drivers, development challenges, and expectations, International Journal of Information Management, Vol. 21, No.3, hal. 213-225.

Balachandran, B. dan Krishan, G. (2000), E-banking developments in Malaysia: Prospects and problems,

Journal of International Banking Law, Vol. 15, No. 10, hal. 250-256.

Barwise, P. dan Farley, J.U. (2005), The state of interactive marketing in seven countries: Interactive marketing comes of age, Journal of Interactive Marketing, Vol. 19, No. 3, hal. 67-80.

Bauer, H.H., Hammerschmidt, M. dan Falk, T. (2005), Measuring the quality of e-banking portals, International Journal of Bank Marketing, Vol. 23, No. 2, hal. 153-175.

Bobbitt, L.M. dan Pratibha, A.D. (2001), Integrating attitudinal theories to understand and predict use of technology-based self-service: The internet as an illustration, International Journal of Service Industry Management, Vol. 12, No. 5, hal. 423-450.

Wong, D.H., Rexha, N. dan Phau, I. (2008), Re-examining traditional service quality in an e-banking era, International Journal of Bank Marketing, Vol. 26, No. 7, hal. 526-545.

Yakhlef, A. (2001), Does the Internet compete with or complement bricks-and-mortar bank branches?, International Journal of Retail & Distribution Management, Vol. 29, No.6, hal.272-281.

Yiu, C.S., Grant, K. dan Edgar, D. (2007), Factors affecting the adoption of internet banking in Hong Kong – implications for the banking sector, International Journal of Information Management, Vol. 27, No. 5, hal. 336-351.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.