STRATEGI PENGEMBANGAN KELEMBAGAAN DAN KOPERASI MELALUI SISTEM DEMOKRASI DI INDONESIA

Daru Retnowati

Abstract


Dalam membangkitkan ekonomi kerakyatan peranan koperasi sangat penting. Namun demikian bila diperhatikan perkembangan perekonomian Indonesia selama 30 tahun ini, kinerja koperasi tampaknya makin jauh tertinggal sebab bila ditelusuri secara eksternal kondisi ekonomi dan politik yang ada tampaknya memang masih kurang konduktif bagi perkembangan koperasi. Sedangkan secara internal dapat ditelusuri dari 5 aspek yaitu aspek kelembagaan, aspek sumber daya manusia, aspek permodalan dan lingkungan eksternal, aspek kemitraan koperasi dengan badan usaha lain, serta peran pemerintah, sehingga untuk mengembangkan koperasi diperlukan peningkatan kualitas kelembagaan baik fungsi koperasi, profesionalisme pengurus, program kerja pengurus baik jangka pendek maupun jangka panjang. Juga peningkatan kualitas sumber daya manusia baik melalui penyuluhan, pelatihan dan pendidikan. Disamping itu upaya memperbesar modal dan mempermudah peminjaman / kredit. Kemitraan perlu ditingkatkan dengan melibatkan BUMN dan BUMS, peran pemerintah melalui pentahapan pembinaan koperasi yang mencakup tahap ofisialisasi, tahap deofisialisasi dan tahap otonomi. Strategi pengembangan koperasi harus mendapat perhatian pemerintah, perguruan tinggi serta masyarakat luas melalui sistem demokrasi dengan musyawarah melalui RAT yang merupakan keputusan tertinggi. Khususnya dalam mensukseskan Pemilu diperlukan strategi pengembangan kelembagaan dan koperasi melalui sistem demokrasi untuk memberdayakan ekonomi kerakyatan.


Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Baswir, Revrisond. 2000. Koperasi Indonesia. Penerbit BPFE. Yogyakarta.

Lumintang. J, Yusgiantoro P., Brodjonegoro.S, Prakoso.B, Santoso B., Sudjana B., 2001 Pendidikan Kewarganegaraan. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Mubyarto. 1992. Strategi Pengembangan Kelembagaan Koperasi. Makalah Seminar, FE UGM-DEPKOP Yogyakarta.

Ranupandojo, Heidjirachman. 1992. Aspek Kelembagaan Koperasi. Makalah Seminar FE UGM – DEPKOP. Yogyakarta.

Ropke, Jochen. 1992. The Economic Theory of Cooperative Enterprise in Developping Countries. Marburg.

Ropke, Jochen. 2003. Ekonomi Koperasi Salemba Empat. Jakarta.

Subyantoro, Arief. 2008. Strategi Pengembangan Koperasi dalam Upaya Meningkatkan Ketahanan Ekonomi Bangsa. UPN “Veteran” Yogyakarta. Yogyakarta.

Sudarsono, Edilius. 2000. Manajemen Koperasi Indonesia. Rineka Cipta. Jakarta.

UURI No.25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian.

Yustika, A.E. 2006 Ekonomi kelembagaan. Bayumedia Publishing. Malang.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.