The Effect Of Organic Fertilizer From Tea Waste And NPK On The Growth And Yield Of Shallot (Allium ascalonicum L.)
DOI:
https://doi.org/10.31315/agrivet.v32i1.15950Keywords:
NPK, organik fertilizer, shallots, tea wasteAbstract
Bawang merah termasuk salah satu komoditas pertanian strategis yang dibudidayakan secara luas di berbagai wilayah Indonesia. Kunci untuk meningkatkan pertumbuhan sekaligus hasil panen komoditas ini terletak pada pemilihan jenis dan takaran pupuk yang tepat. Studi ini bertujuan untuk menentukan dosis paling efektif dari kombinasi pupuk organik berbahan dasar ampas teh dan pupuk NPK (Nitrogen-Fosfor-Kalium) dalam menunjang pertumbuhan vegetatif dan produktivitas tanaman bawang merah. Penelitian lapangan ini diselenggarakan mulai Maret hingga Mei 2025 di area persawahan Kalurahan Selomartani. Metode yang diterapkan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL), melibatkan dua (2) faktor perlakuan dan satu (1) perlakuan kontrol, di mana setiap kombinasi diulang sebanyak tiga (3) kali. Faktor pertama mencakup dosis pupuk ampas teh, yang terdiri dari tiga tingkatan: 30 g/tanaman, 60 g/tanaman, dan 90 g/tanaman. Faktor kedua adalah dosis pupuk NPK, juga terdiri dari tiga tingkatan: 1 g/tanaman, 3 g/tanaman, dan 6 g/tanaman. Perlakuan kontrol menggunakan pupuk kandang dengan dosis tetap 30 g/tanaman. Analisis data dilakukan menggunakan ANOVA (Analysis of Variance) pada tingkat signifikansi 5%. Untuk menguji perbedaan lebih lanjut, dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) taraf 5%, serta uji kontras ortogonal. Temuan utama penelitian ini menunjukkan adanya interaksi signifikan antarperlakuan terhadap beberapa parameter; Interaksi B3M3 memengaruhi tinggi tanaman, Interaksi B3M2 memengaruhi jumlah daun, Interaksi B2M2 memengaruhi jumlah umbi, bobot umbi kering per petak, dan bobot umbi kering per hektar. Secara spesifik, pemberian pupuk organik ampas teh sebanyak 60 g per tanaman menghasilkan nilai indeks panen yang paling optimal. Sementara itu, dosis pupuk NPK 3 g per tanaman memberikan indeks panen yang tertinggi. Sebagai kesimpulan umum, kombinasi perlakuan pupuk (ampas teh dan NPK) memberikan performa hasil yang lebih unggul jika dibandingkan dengan perlakuan kontrol.
References
Andreeilee, B. F., M. Santoso., dan A. Nugroho. 2014. Pengaruh Jenis Kompos Kotoran Ternah dan Waktu Penyiangan Terhadap Produksi Tanaman Pakcoy (Brassica rapa). Jurnal Produksi Tanaman 2(3): 190–197.
Badan Pusat Statistik. 2023. Produksi Bawang Merah. Diakses dari https://www.bps.go.id. Badan Pusat Statistik. Jakarta.
Cahyaningsih, S., S. A. Wulandari., N. Kemala. 2023. Analisis Daya Saing Ekspor Teh Indonesia di Pasar Internasional. Jurnal Media Agribisnis 10(1): 44-53.
Efendi, E, D. W. Purba, dan N. U. H. Nasution. 2017. Respon pemberian pupuk npk mutiara dan bokashi jerami padi terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman bawang merah (Allium ascalonicum L). Jurnal Penelitian Pertanian BERNAS 13(3): 20 – 29.
Fadillah, N., G. A. K. Sutariati., dan T. C. Rakian. 2021. Efektivitas Kombinasi Pupuk Organik Plus dan Anorganik Berbasis LEISA terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah. Jurnal Agrotech, 11(2): 56-63.
Febriani, D. A., Darmawati, A., & Fuskhah, E. 2021. Pengaruh Dosis Kompos Ampas Teh dan Pupuk Kandang Ayam Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Mentimun (Cucumis sativus L.). Jurnal Buana Sains, 21(1): 1– 10.
Handayani, S., dan E. S. Marjanah. 2020. Pengaruh Penambahan Limbah Ampas Minuman Berkafein Sebagai Media Tumbuh Hidroponik Terhadap Pertumbuhan Tanaman Selada (Lactuca sativa). Jurnal Jeumpa 7(1): 379-388
Hasibuan, A. M., dan Maizar. 2024. Pengaruh Ampas Teh dan Pupuk Urea Terhadap Pertumbuhan Serta Produksi Tanaman Mint (Mentha piperita L.) Pada Tanah PMK. Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur 4(2): 129-140.
Istina, I. N. 2016. Peningkatan Produksi Bawang Merah melalui Teknik Pemupukan NPK. Jurnal Agro 3(1): 36-42.
Karneli., W. Karwiti., dan G. Rahmalia. 2014. Pengaruh ekstrak bawang merah (Allium ascalonicum L.) terhadap pertumbuhan Staphylococcus sp. Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang 1(14):
Kaya, E. 2013. Pengaruh kompos jerami dan pupuk NPK terhadap N-tersedia tanah, serapan-N, pertumbuhan, dan hasil padi sawah (Oryza Sativa L). Agrologia 2(1): 288-785.
Lestari, R. H. S., dan F. Palobo. 2019. Pengaruh dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah, Kabupaten Jayapura, Papua. Ziraa'ah Majalah Ilmiah Pertanian 44(2), 163-169.
Marlina., N. Marlina., F. Y. Zairani., B. Hasani., H. Nunilahwati., R. Kalasari., dan A. Asmawati. 2023. Uji Media Tanam Pada Tanaman Bawang Merah (Alium ascalonicum L.). Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Pertanian 18(1): 19-24.
Mulyati., Baharuddin., dan Tejowulan. 2021. Serapan Hara N, P, K dan pertumbuhan tanaman jagung pada berbagai dosis pupuk anorganik dan organik di tanah inceptisol. Jurnal Sains Teknologi dan Lingkungan, 55-66.
Nainggolan, R. P., N.E. Mustamu., K. Rizal., dan D.H. Adam. 2023. Pemanfaatan Ampas Teh Sebagai Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.). Jurnal Pertanian Agros 25(3): 2996-3002.
Nurlela, N., B. Setia., dan J. Rachmawati. 2016. Pengaruh Pemberian Kombinasi Pupuk Kompos Kotoran Domba dan Ampas Teh Terhadap Pertumbuhan Tanaman Seledri (Apium graveolens L.). Jurnal Pendidikan Biologi 4(1): 81–89.
Pamungkas, P. B., O. Purwaningsih., dan H. B. Susetyo. 2020. Pengaruh kompos rumput laut dan azolla terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah. Jurnal Vegetalika 9(3): 500-511.
Panjaitan, E., dan Manalu, C. J. 2022. Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Pascal Books. Tangerang Selatan.
Prasetyo, A., dan Ernita. 2022. Respon Pertumbuhan serta Produksi Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Terhadap Pupuk NPK Organik dan POC Urin Sapi. Jurnal Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur 2(2): 1-13.
Pujiati, P., & Asngad, A. 2024. Efektivitas Pupuk Organik Cair Jerami Padi dan Ampas Teh Terhadap Pertumbuhan dan Kandungan Kalsium Tanaman Selada (Lactuca sativa L.). Jurnal Pendidikan Biologi Dan Sains, 7(1): 284–293.
Qonitah, A., Kurniasih, S., & Munarti, M. 2025. Pengaruh Pemberian Ampas Kopi Dan Teh Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Sawi Hijau (Brassica Juncea L.). AgriPeat, 26(01): 57–63.
Rinasari, S. P. O., Z. Kadir, dan Oktafiri. 2016. Pengaruh Konsentrasi Pupuk Organonitrofos terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Tomat (Lycopersicon esculentum Mill.) secara Organik dengan Sistem Irigasi Bawah Permukaan (Sub Surface Irrigation). Jurnal Teknik Pertanian Lampung 4 (4): 325-234.
Salli, M. K., Y. Lewar., dan M. Hamawi. 2024. Kombinasi Pupuk Anorganik dan Pupuk Organik Meningkatkan Produksi Tanaman Tomat (Licopersicum esculentum Mill) dengan Pemangkasan Pucuk Apikal. Gontor Agrotech Science Journal 10(1): 42-48.
Sitompul, G.S.S., H. Yetti dan Murniati. 2017. Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang dan Kcl Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Jurnal Online Mahasiswa Bidang Pertanian 4(1): 1-12.
Wahidah, B. F., dan C. A. Achmad. 2020. Ilmu Hara. Alinea Media Dipantara. Semarang.