GROWTH RESPONSE AND YIELD OF RED ONION (Allium Ascalonicum L.) USING VARIOUS CONCENTRATIONS OF PLANT GROWTH PROMOTING RHIZOBACTERIA AND RABBIT BIOURINE
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) MENGGUNAKAN BERBAGAI KONSENTRASI PLANT GROWTH PROMOTING RHIZOBACTERIA DAN BIOURINE KELINCI.
DOI:
https://doi.org/10.31315/agrivet.v32i1.16888Abstract
Bawang merah merupakan produk hortikultura yang termasuk dalam kategori obat-obatan, sayuran, dan rempah-rempah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan konsentrasi PGPR dan biourin kelinci yang optimal untuk pertumbuhan dan hasil bawang merah. Desain Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan dua faktor dan satu kontrol digunakan dalam penelitian ini. Konsentrasi PGPR (40, 50, dan 60 ml/L) dan Biourin Kelinci (100, 150, dan 200 ml/L) masing-masing merupakan faktor pertama dan kedua. PGPR dan biourin kelinci tidak ada pada kontrol. ANOVA digunakan untuk menganalisis data. Untuk menentukan apakah terdapat perbedaan signifikan antar perlakuan, uji Kontras Ortogonal dan uji DMRT pada tingkat signifikansi 5% digunakan bersamaan dengan kontrol. Tinggi tanaman 28 hari setelah tanam, jumlah daun per rumpun dan per umbi, jumlah umbi, dan berat segar umbi semuanya menunjukkan interaksi antara perlakuan konsentrasi PGPR dan konsentrasi biourin kelinci. Dalam hal jumlah daun per umbi dan rasio pangkal akar 35 hari setelah tanam, kombinasi konsentrasi PGPR dan biourin kelinci menghasilkan hasil yang berbeda secara nyata dari kontrol. Empat belas hari setelah tanam, perlakuan konsentrasi PGPR 40 ml/L menghasilkan pertumbuhan dan hasil tertinggi pada tinggi tanaman. Sedangkan untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil bawang merah, tidak ada perbedaan yang terlihat antara perlakuan konsentrasi biourin kelinci mana pun.
References
Armaniar, Warsito, K., & Wibowo, F. (2022). Respon Variasi Media Tanam Dan Pemberian Urine Kelinci Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.). Jurnal Pionir, 8(2).
Bapperida. (2022). Produksi Tanaman Bawang Merah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Hortikultura. Yogyakarta.
Bapperida. (2024). Produksi Tanaman Bawang Merah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Hortikultura. Yogyakarta.
Fatirahma, F., & Kastono, D. (2020). Pengaruh Pupuk Organik Cair Terhadap Hasil Bawang Merah ( Allium Cepa L.
Aggregatum Group ) Di Lahan Pasir. Vegetalika, 9(1), 305–315.
Kristina, N., Satria, B., Resigia, E., Kusumawati, A., & Andalas, U.(2023). Pemanfaatan Kompos Jerami Padi dalam Pengembangan Bawang Merah di Ultisol Dataran Rendah Kota Padang. ABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi, 2(4), 572–578.
Lestari, C. A., Setiawan, A., Putri, A. ., Muqoddam, Khairunnisa, F., Rahmadi, R., & Rochman, F. (2024). Efektivitas Pemberian Pupuk Organik, Anorganik, dan Hayati terhadap Produktivitas Tanaman Padi (Oryza sativa L.). J-Plantasimbiosa, 6(2), 169–179.
Margianto, L. R., Suparto, S. R., & Herliana, O. (2023). Pengaruh Konsentrasi POC Urin Kelinci dan Komposisi Media Tanam
Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Sawi Pagoda (Brassicanarinosa L.). Vegetalika, 12(1), 64–75.
Monika, R., Mulyani, C., & Iswahyudi. (2025). Pengaruh Waktu Aplikasi Dan Konsentrasi PGPR Akar Bambu Dalam Menekan Penyakit Moler Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) . Jurnal Agrium, 22(1).
Murnita, & Taher, Y. A. (2021). Dampak Pupuk Organik Dan Anorganik Terhadap Perubahan Sifat Kimia Tanah Dan Produksi Tanaman Padi (Oriza sativa L.). Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah, 15(2).
Nurhadi, N. N., & Noor, S. (2022). Manfaat, Cara Perbanyakan dan Aplikasi Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR). Agriekstensia, 21(1), 64–71.
Onong, C., Purwaningsih, & Surachman. (2023). Aplikasi Bakteri PGPR Dan Pupuk Kotoran Kambing Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Kacang Tanah Pada Tanah Podsolik Merah Kuning. Jurnal Sains Pertanian Equator, 12(4), 1030.
Prasetyo, A., & Ernita. (2022). Respon Pertumbuhan serta Produksi Tanaman Bawang Merah ( Allium ascalonicum L .) terhadap Pupuk NPK Organik dan POC Urin Sapi. Agroteknologi Agribisnis dan Akuakultur, 2(2), 1–13.
Priyatna, N. (2011). Beternak & bisnis kelinci pedaging. Jakarta Selatan: PT. Agromedia Pustaka.
Ramadhanti, A., Laila, A., Muztahidin, N. I., & Fatmawaty, A. A. (2025). Pengaruh Jenis Media Tanam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Pada Tiga Varietas Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Secara Hidroponik. AGRIUM: Jurnal Ilmu Pertanian, 28(1), 78–90.
Simanungkalit, R. D. M. . (2006). Pupuk organik dan pupuk hayati. Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian, Badan
Penelitian dan Pengembangan Pertanian.
Tini, E. W., Gunawan, A. R., Naila, R., & Syarifah, K. (2025). Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Urin Kelinci dan Dosis Pupuk NPK terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah. Jurnal Hortikultura Indonesia (JHI), 16(3), 190–197.
Umar, I., Haris, A., & Gani, M. S. (2021). Pengaruh Pemberian Konsentrasi Pupuk Organik Cair (POC) Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Kubis (Brassica oleracea L.). AGrotekMAS Jurnal Indonesia: Jurnal Ilmu Peranian, 2(1), 81–87.
Viqri, M., Deviona, & Isnaini. (2021). Pengaruh Pupuk NPK Dan Urine Kelinci Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Bawang Merah (Allium ascalonicumL.). Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Pertanian, 8(2).
Yulistiana, E., Widowati, H., & Sutanto, A. (2020). Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) Dari Akar Bambu Apus (Gigantochola apus) Meningkatkan Pertumbuhan Tanaman. Biolova, 1(1), 1–6.
Yunus, I. (2021). Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah ( Allium ascalonikum L ) Akibat Pemberian Bokashi Kotoran Kambing dan Konsentrasi PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria)
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sheirly Suseno, Ellen Sasmita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






