Beneficiation of Tailings from Primary Tin Processing from Iron Ore Mines at PT Timah Tbk in PPBT Tanjung Ular

Penulis

  • Agris Setiawan Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta
  • Naomi B Manalu Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta
  • Atik Setyani Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta
  • Tri Wahyuningsih Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta
  • Adinda Putri Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta
  • Mellyna Andreana Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Abstrak

Tailings yang dihasilkan dari proses sebelumnya diketahui masih mengandung mineral berharga seperti kasiterit (SnO₂), serta mineral ikutan seperti Fe, ilmenit, dan zirkon. Oleh karena itu, diperlukan proses benefisiasi untuk mengoptimalkan perolehan timah dan meminimalkan kehilangan mineral berharga. Proses benefisiasi mencakup kegiatan pengambilan sampel, reduksi sampel, penggerusan menggunakan rod mill, serta pemisahan mineral berharga menggunakan shaking table dan wet magnetic separator, serta analisis X-ray fluorescence (XRF).

Hasil XRF dari benefisiasi konsentrat timah primer menggunakan shaking table menunjukkan peningkatan kadar Sn dari 0,736–1,259% menjadi 20–18,99% dengan persen perolehan (recovery) sebesar 1,779–7,456%. Pemisahan magnetik terhadap 40 kg umpan menghasilkan fraksi magnetik sebesar 5,7 kg dan 18 kg, dengan kadar Fe sebesar 8,96–8,99% dan Sn hingga 4,90%. Peningkatan kadar berhasil dicapai, namun pemisahan Fe masih belum optimal karena sebagian mineral magnetik masih terbawa ke dalam fraksi non-magnetik.

Diterbitkan

2026-01-24

Terbitan

Bagian

Articles