Kajian Geometri Jalan Angkut Terhadap Fuel Ratio Pada Penambangan Batubara Seam A2 Di PT Bukit Asam Tbk, Tanjung Enim
DOI:
https://doi.org/10.31315/jtp.v11i2.15623Keywords:
Geometri jalan angkut, konsumsi bahan bakar, Produktivitas, Rasio bahan bakarAbstract
Jalan angkut merupakan salah satu faktor yang memiliki peran penting dalam menunjang efisiensi operasi pengangkutan batubara. Kondisi geometri jalan angkut akan berpengaruh terhadap konsumsi bahan bakar dan produktivitas alat angkut. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengevaluasi kondisi geometri jalan angkut, serta mengkaji mengenai dampak dari geometri jalan angkut terhadap konsumsi bahan bakar dan produktivitas di PT Bukit Asam Tbk, Tanjung Enim, Sumatera Selatan. Metode penelitian mencakup studi literatur dan observasi lapangan untuk memperoleh data primer dan sekunder mengenai kondisi geometri jalan angkut batubara. Dari hasil observasi lapangan dilakukan analisis dengan metode simulasi untuk nilai rimpul yag dihasilkan. Hasil analisis ditemukan bahwa ketidaksesuaian geometri seperti lebar jalan yang kurang memadai, kemiringan curam, radius tikungan kecil, serta superelevasi dan cross slope yang tidak sesuai. Hal tersebut dapat meningkatkan konsumsi bahan bakar dan menurunkan produktivitas. Upaya perbaikan yang dilakukan, meliputi pelebaran jalan, penyesuaian kemiringan, pengaturan superelevasi, cross slope, serta memperbesar radius tikungan pada beberapa ruas, terbukti mampu meningkatkan kapasitas angkut dari 56.696,64 ton/bulan menjadi 66.527,65 ton/bulan. Jumlah ritase juga meningkat dari 1,69 kali/jam menjadi 2,02 kali/jam, sementara konsumsi bahan bakar sedikit menurun dari 10,59 liter/jam menjadi 10,58 liter/jam. Perubahan tersebut berdampak pada penurunan fuel ratio dari 0,48 menjadi 0,41 yang telah sesuai dengan standar perusahaan. Temuan ini menegaskan bahwa kondisi geometri jalan angkut memiliki pengaruh langsung terhadap produktivitas, penggunaan bahan bakar, serta nilai fuel ratio.
References
AASHTO (American Association of State Highway
and Transportation Officials). (1973). Manual Rural High Way Design. Washington DC.
Adha, H. R., Nurkhamim, Cahyadi, T. A., Kresno, &
Inmarlinianto. (2023). Analisis Konsumsi
Bahan Bakar Alat Angkut UD Quester CWE 370 dalam Kegiatan Pengangkutan Bijih Nikel. Indonesian Mining Professionals Journal Vol. 5 No. 1, 7-20.
Alan, M., Rianto, D. J., & Oktavia, M. (2021).
Evaluasi Kinerja Alat Mekanis Pada Kegiatan Pengupasan Tanah Penutup Di PT. Seluma Prima Coal Kecamatan Mandingin Kabupaten Sarolangun. Mine Magazine Vol 2, No 1, 2.
Anisari, R. (2016). Produktivitas Alat Muat dan Alat
Angkut Pada Pengupasan Lapisan Tanah Penutup di Pit 8 Fleet D Pt. Jhonlin Baratama Jobsite Satui Kalimantan Selatan. INTEKNA Jurnal Informasi Teknik dan Niaga Vol 16 No 1, 77-81.
Burt, C. N., & Caccetta, L. (2018). Equipment
Selection for Mining : with Case Studies. Australia: Springer.
Cahyadi, R., Perdana, T., & Harsiga, E. (2021).
Evaluasi Geometri Jalan Angkut Menggunakan Standar AASHTO Untuk Meningkatkan Produktivitas Alat Angkut Overburden pada Pit 1 PT Benal Aiti Bara Perkasa. Jurnal Teknik Patra Akademika Vol. 12 No. 02, 55-64.
Hustrulid, W., Kuchta, M., & Martin, R. (2013). Open
Pit Mine Planning & Design. New York: CRC Press.
Indonesianto, Y. (2014). Pemindahan Tanah Mekanis.
Yogyakarta: Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta.
Kaufman, W. W., & Ault, J. C. (1977). Design of
Surface Mine Haulage Roads - A Manual. USBM IC 8758.
Klanfar, M., Korman, T., & Kujundzic, T. (2016). Fuel
Consumption and Engine Load Factors of Equipment in Quarrying of Crushed Stone. Technical Gazette 23, 1, 163-169.
Nabella, M., Zaenal, & Yuliadi. (2016). Analisis
Pengaruh Kemiringan Jalan dan Jarak Angkut terhadap Konsumsi Bahan Bakar dan Fuel Ratio pada Kegiatan Penambangan Batuan Andesit di PT Gunung Sampurna Makmur, Desa Rengasjajar Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Prosiding Teknik Pertambangan, 237-244.
Oemiati, N., Revisdah, & Rahmawati. (2020). Analisa
Prooduktivitas Alat Gali Muat dan Alat Angkut pada Pengupasan Lapisan Tanah. Jurnal Penelitian dan Kajian Teknik Sipil Vol 6 No 3.
Peurifoy, R. L., Schexnayder, C. J., & Shapira, A.
(2006). Construction Planning, Equipment, and Methods.
Sari, A. S., Cahyono, Y. D., & Sa'adah, Z. (2023).
Kajian Efisiensi Konsumsi Bahan Bakar Dumptruck Kamaz 6520 pada Aktivitas Pengangkutan Batubara Pit 2 Banko Barat dari Fleet A1 Menuju Dump Hopper 4 PT Bukit Asam, Tanjung Enim, Sumatera Selatan. Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan Vol 1 (No. 2), 553-563.
Schiess, P., & Whitaker, C. A. (1986). Road Design
and Construction In Sensitive Watersheds. Rome, Italy.
Suwandhi, A. (2004). Perencanaan Jalan Tambang.
Tannant, D. D., & Regensburg, B. (2001). Guidelines
for Mine Haul Road Design. Kelowna, B.C. Canada.
Thompson, R. J. (2013). Principles of Mine Haul Road
Design and Construction. Australia.
Topal, E., & Ramazan, S. (2010). A new MIP model
for mine equipment scheduling by minimizing maintenance cost. European Jurnal of Operational Research Vol 207, Issue 2, 1065-
1071.
Yusup, D., Purnomo, H., Mohamad, M. A., & Putra,
B. P. (2022). Kajian Teknis Geometri Jalan Angkut
Tambang Pada Kegiatan Pengupasan Overburden PT Bara Prima Pratama Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau. Prosiding Nasional Rekayasa Teknologi Industri dan Informasi XVII Tahun 2022 (ReTII), (pp. 652-663).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Kristanto Jiwo Saputro, Wawong Dwi Ratminah, Shofa Rijalul Haq, Inmarlinianto Inmarlinianto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Teknologi Pertambangan: This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.