Indeks Kekritisan Mata Air Clereng di Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta

Penulis

  • Stefani Dian Setyawati Program Studi Teknik Lingkungan, UPN “Veteran” Yogyakarta
  • Herwin Lukito Program Studi Teknik Lingkungan, UPN “Veteran” Yogyakarta
  • Aditya Pandu Wicaksono Program Studi Teknik Lingkungan, UPN “Veteran” Yogyakarta
  • I Putu Gema Bujangga Waisnawa Program Studi Teknik Lingkungan, UPN “Veteran” Yogyakarta
  • Andi Renata Ade Yudono Program Studi Teknik Lingkungan, UPN “Veteran” Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.31315/psb.v7i1.16816

Abstrak

Mata Air Clereng merupakan salah satu sumber air baku utama yang dimanfaatkan oleh PDAM Tirta Binangun untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di Kabupaten Kulon Progo. Peningkatan jumlah penduduk berpotensi meningkatkan kebutuhan air sehingga perlu dilakukan evaluasi terhadap keseimbangan antara ketersediaan dan kebutuhan air. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kekritisan Mata Air Clereng menggunakan metode kuantitatif, yaitu Indeks Kekritisan Air (IKA). Proyeksi jumlah penduduk dihitung menggunakan metode geometrik, sedangkan kebutuhan air domestik mengacu pada SNI 19-6728.1-2002 sebesar 60 liter/orang/hari. Ketersediaan air dihitung berdasarkan debit rata-rata mata air sebesar 125 liter/detik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2025 nilai IKA sebesar 33,11% (belum kritis), meningkat menjadi mendekati kritis pada tahun 2040, kritis pada tahun 2054, dan diproyeksikan sangat kritis pada tahun 2064 ketika kebutuhan air melampaui ketersediaan air.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-22