Analisis Besaran Erosi Pada Area Hutan Tanaman Industri Produksi Eucalyptus pellita PT Wirakarya Sakti, Provinsi Jambi

Penulis

  • Tadius Mangihut Tua Manik Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknologi Mineral dan Energi, UPNVYK
  • Aditya Pandu Wicaksono Program Studi Teknik Lingkungan, UPN “Veteran” Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.31315/psb.v7i1.16817

Abstrak

PT Wirakarya Sakti menerapkan sistem silvikultur Tebang Habis dengan Permudaan Buatan (THPB) pada Hutan Tanaman Industri (HTI) produksi Eucalyptus pellita, yang berpotensi meningkatkan besaran erosi akibat berkurangnya tutupan lahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis besaran erosi pada tahun tanam 2023 dan 2024 serta konservasi berkelanjutan dalam mengendalikan erosi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dengan teknik purposive sampling berdasarkan perbedaan umur tanaman dan kerapatan vegetasi. Pengukuran erosi dilakukan menggunakan tongkat erosi pada plot berukuran 4×10 m, disertai analisis tanah di laboratorium dan perhitungan matematis. Hasil penelitian menunjukkan besaran erosi sebesar 117,08 ton/ha pada tahun tanam 2023 dan 140,03 ton/ha pada tahun tanam 2024. Analisis regresi logaritmik menunjukkan hubungan sangat rendah (R² = 14,1%) pada tahun 2023 dan rendah (R² = 32,3%) pada tahun 2024. Hasil ini menunjukkan bahwa curah hujan berpengaruh terhadap besaran erosi, namun faktor lain seperti tutupan vegetasi dan kondisi tanah juga memiliki peran signifikan dalam mengendalikan erosi.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-22