Dampak Pencemaran Udara Terhadap Kesehatan Manusia: Analisis Literatur Review
DOI:
https://doi.org/10.31315/psb.v7i1.16819Abstrak
Pencemaran udara merupakan ancaman serius terhadap kesehatan manusia yang berdampak pada berbagai sistem organ dan menyebabkan penyakit kronis maupun akut. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak pencemaran udara terhadap kesehatan manusia melalui tinjauan literatur dan analisis bibliometrik menggunakan metadata dari database Scopus dengan alat analisis Biblioshiny. Metode penelitian mencakup identifikasi tren publikasi, pemetaan jejaring kolaborasi peneliti, serta klasifikasi tema-tema utama penelitian dalam dua dekade terakhir. Hasil analisis menunjukkan bahwa penelitian di bidang ini mengalami pertumbuhan pesat, dengan puncak publikasi pada tahun 2024 yang mencapai lebih dari 580 artikel. Tiga pilar utama diskursus ilmiah teridentifikasi, yaitu kualitas udara (air quality), pencemaran udara (air pollution), dan materi partikulat (particulate matter), masing-masing dengan frekuensi kemunculan di atas 1.400 kali. Dominasi institusi riset berasal dari China, dengan Peking University sebagai kontributor terbesar (230 publikasi). Analisis jaringan co-occurrence mengungkap empat klaster penelitian utama yang mencakup mekanisme paparan PM2.5 dan PM10, manajemen kualitas udara perkotaan, sistem pemantauan lingkungan, serta analisis dampak berdasarkan jenis kelamin dan kelompok usia. Studi ini memberikan dasar empiris bagi penguatan kebijakan kesehatan lingkungan yang responsif terhadap permasalahan pencemaran udara, serta mengarahkan riset lebih lanjut dalam bidang kesehatan masyarakat dan lingkungan.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
a. Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
b. Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
c. Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).