Pembentukan Gas Amonia dari NH4Cl dan NaOH Sebagai Alternatif Pengganti Gas Standar Amonia
DOI:
https://doi.org/10.31315/psb.v7i1.16827Abstrak
Gas amonia merupakan gas pencemar udara yang bersifat iritan dan berbau tajam. Dalam penegakan lingkungan, pengujian kadar amonia di udara ambien diperlukan untuk menilai kualitas udara serta dampak potensial terhadap kesehatan manusia dan lingkungan. Gas standar amonia umumnya sulit diperoleh atau mempunyai harga beli yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk memproduksi gas standar amonia pada skala laboratorium serta mengevaluasi kestabilan konsentrasi yang dihasilkan sebagai alternatif pengganti gas standar komersial. Selain itu, penelitian ini mengembangkan metode pembuatan standar kerja () gas amonia yang sederhana, stabil dan dapat diaplikasikan dalam kegiatan kalibrasi maupun pengujian kualitas udara. Penelitian ini merupakan studi eksperimental laboratorium dengan desauab variasi waktu sebagaia variabel bebas. Gas amonia dihasilkan melalui reaksi kimia antara NH4Cl dan NaOH dalam sistem reaktor tertutup. Konsentrasi target sebesar 0,25 mg/L, 0,5 mg/L dan 1 mg/L diproduksi dengan tiga variasi waktu reaksi, yaitu15, 30 dan 60 detik). Gas yang terbentuk ditangkap menggunakan larutan penjerap indofenol dan dianalisis menggunakan Spektrofotometer sesuai SNI 19-7117.1-2005. Evalusi dilakukan terhadap kesesuaian konsentrasi dan kestabilan gas yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi gas amonia sebesar 1,00±0,07 dengan 7% sebagai simpangan baku relatif pada konsentrasi tertinggi, menunjukkan kestabilan yang baik. Dengan demikian, Penelitian ini dapat digunakan sebagai pendekatan yang lebih mudah dan terjangkau dalam pembuatan standar kerja gas amonia untuk keperluan kalibrasi maupun pengujian kualitas udara.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
a. Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
b. Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
c. Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).