Bagaimana La Nina Dan El Nino Memberikan Pengaruh Terhadap Pencemaran Udara? Sebuah Tinjauan Bibliometrik
DOI:
https://doi.org/10.31315/psb.v7i1.16831Abstrak
Fenomena El Niño dan La Niña merupakan variabilitas iklim alami yang mempengaruhi kondisi atmosfer dan pencemaran udara secara signifikan. Perubahan pola cuaca akibat fenomena ini berdampak pada distribusi dan konsentrasi polutan di berbagai wilayah. Penelitian ini bertujuan melakukan tinjauan bibliometrik untuk mengidentifikasi tren penelitian, jejaring kolaborasi, dan perkembangan ilmu terkait pengaruh El Niño dan La Niña terhadap kualitas udara. Data diperoleh dari metadata publikasi pada basis data Scopus periode 2000–2025 dan dianalisis menggunakan perangkat lunak Biblioshiny. Metode meliputi analisis performa publikasi, jejaring kolaborasi antar institusi dan negara, serta analisis tematik untuk memetakan evolusi konsep dan kata kunci utama. Hasil studi menunjukkan teridentifikasi 58 dokumen pada 36 sumber publikasi dengan laju pertumbuhan 11,13% per tahun, rata-rata 32,59 sitasi per dokumen, serta 36,21% kolaborasi internasional. Tema utama yang teridentifikasi mencakup air pollution, environmental monitoring, spatiotemporal analysis, air quality, dan particulate matter. Tiongkok mendominasi kontribusi publikasi dan afiliasi institusi, dengan Zhejiang University of Technology sebagai institusi paling produktif (10 artikel). Atmospheric Environment menjadi sumber referensi paling relevan (10 dokumen). Studi ini memberikan rekomendasi strategis untuk pengembangan riset dan kebijakan adaptasi berbasis bukti ilmiah guna mengelola dampak variabilitas iklim terhadap pencemaran udara, sekaligus menunjukkan peluang riset di kawasan Asia Tenggara, khususnya Indonesia.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Kebijakan yang diajukan untuk jurnal yang menawarkan akses terbuka
Syarat yang harus dipenuhi oleh Penulis sebagai berikut:
a. Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
b. Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
c. Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).