KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN PISANG DI DESA JETIS KEPANEWON SAPTOSARI KABUPATEN GUNUNGKIDUL YOGYAKARTA

Binardi Binardi, Partoyo Partoyo, Djoko Mulyanto

Abstract


Kabupaten Gunungkidul memiliki sebagian wilayah yang mempunyai karakteristik lahan yang unik, yaitu termasuk kawasan karst. Kawasan karst pada umumnya tandus,  sulit untuk dilakukan kegiatan bercocok tanam. Hal tersebut terjadi karena sedikitnya air dipermukaan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kesesuaian lahan untuk tanaman pisang di Desa Jetis, Kepanewon Saptosari, Kabupaten Gunungkidul, D.I. Yogyakarta dan mempelajari faktor pembatas untuk budidaya tanaman pisang serta mengusulkan upaya untuk peningkatan kesesuaian lahan di daerah penelitian. Penelitian ini menggunakan metode survey. Penentuan titik sampel dilakukan berdasarkan Peta Satuan Lahan (PSL) yang dibuat dengan overlay peta tata guna lahan, peta jenis tanah, dan peta kemiringan lereng. Hasil dari overlay didapatkan 22 satuan lahan dan dipilih untuk titik sampel sebanyak 11 satuan lahan. Satuan lahan yang dipilih meliputi tegalan/ladang, kebun, dan semak belukar. Satuan lahan yang tidak diambil meliputi hutan konservasi, pemukiman, dan  hutan produksi. Analisis kesesuaian lahan menggunakan metode matching berdasarkan tabel kriteria kesesuaian lahan untuk tanaman pisang menurut Djaenudin et al., (2011). Parameter yang diamati meliputi tekstur, KPK tanah, kejenuhan basa, pH H2O, temperatur udara, curah hujan, kelembaban udara, drainase tanah, kedalaman tanah, C-Organik, kemiringan lereng, batuan dipermukaan, dan singkapan batuan besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas kesesuaian lahan di wilayah penelitian untuk tanaman pisang termasuk kelas S3 (re, nr) seluas 105,78 ha (10,75 %), S3 (re) seluas 217,66 ha (22,13 %) dan N (re) seluas 556,07 ha (56,55 %). Perbaikan yang dapat dilakukan adalah memperbaiki saluran drainase di saat musim hujan dan memperkirakan waktu penanaman, serta membuat terasering.

Keywords


kesesuaian lahan, tanaman pisang, kawasan karst, karakteristik lahan

Full Text:

PDF

References


Affany, M. R. 2000. Analisis Kimiawi Tanah Prinsip Kerja dan Interpretasi. Jurusan Ilmu Tanah Fakultas Pertanian UPN “Veteran” Yogyakarta.

Agustian, I. dan Simanjuntak, B.H. 2018. Penilaian Status Kesuburan Tanah Dan Pengelolaannya, Di Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Jurnal Pembangunan Pertanian Berkelanjutan. 13 September 2018. ISSN 2460-5506.

Badan Pusat Statistik dan Direktorat Jenderal Hortikultura 2019. Produksi Buah Pisang Menurut Data Hasil Dari Setiap Provinsi Tahun 2015-2019. https://www.pertanian.go.id/home/?show=page&act=view&id=61. Diakses pada tanggal 02-03-2021 pukul 14.35 W.I.B.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Gunungkidul 2020. Kecamatan Saptosari dalam Angka. C.V Centra Grafindo. Yogyakarta.

Bahtiar M. 2008. Pengaruh Bahan Organik Dan Kapur Terhadap Sifat-Sifat Kimia Tanah Podsolik Dari Jasinga. Skripsi. Bogor: Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura. 2014. Gunungkidul Penyuplai Pisang Terbesar di DIY. https://kabarhandayani.com/gunungkidul-penyuplai-pisang-terbesar-di-diy/. Diakses pada tanggal 11 Februari 2021 Pukul 00.06 W.I.B.

Djaenudin, D., Marwan, H., Subagjo, H., dan A. Hidayat. 2011. Petunjuk Teknis Evaluasi Lahan Untuk Komoditas Pertanian. Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian. Badan Litbang Pertanian. Bogor. 36p.

Hendrik, A. B. 2018. Kondisi Biologis dan Kesuburan Tanah dan kebun Kakao : Pengaruh Pengomposan Sistem Parit. Universitas Hasanudin:Anderson, J.M., and J.S.I. Ingram. 1993. Tropical Soil Biology and Fertility : A Handbook of Methods. 2nd ed. CAB International. Wallingford. UK.




DOI: https://doi.org/10.31315/jta.v18i2.9476

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Article Metrics

Metrics Loading ...

Metrics powered by PLOS ALM


Jurnal Tanah dan Air ISSN 1411-5719 (print) , ISSN 2655-500X (online)