Efektivitas Kenaikan pH dan Penurunan Konsentrasi Logam Berat pada Air Asam Tambang Mengunakan Fly Ash Sisa Pembakaran Batubara PLTU

Hendra Pratama, Edy Nursanto, Rika Ernawati

Abstract


Penelitian ini mempelajari efektivitas dari fly ash sisa pembakaran batubara PLTU sebagai adsorben dan air asam tambang yang dihasilkan oleh kegiatan penambangan batubara. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kemampuan fly ash dalam meningkatkan pH dan penyerapan logam berat Fe dan Mn. Dalam penelitian ini digunakan fly ash sebagai adsorben yang akan dicampurkan dengan air asam tambang memiliki pH 3,4 dan kandungan logam berat Fe 8,8605 mg/l serta logam berat Mn 7,0375 mg/l. Adsorpsi dilakukan menggunakan alat hot plate magnetic stirrer dengan variasi massa dosis 10, 14, dan 17 gram pada 250 ml air asam tambang, dengan kecepatan pengadukan 200 rpm serta waktu pengadukan 30, 60, dan 90 menit. Berdasarkan hasil pengujian fly ash sisa pembakaran batubara PLTU merupakan adsorben yang efektif untuk meningkatkan kadar pH dan menurunkan konsentrasi logam berat Fe dan Mn pada air asam tambang sesuai dengan baku mutu. Efektivitas kenaikan pH berada di rentang 48,48% sampai 55,26% dimana dipengaruhi oleh penambahan massa dosis dari adsorben. Efektivitas untuk logam berat Fe adalah dengan dosis 17 gram dengan waktu pengadukan 60 menit sebesar 93,04%, sedangkan logam berat Mn adalah dengan dosis 17 gram yaitu sebesar 82,64% pada waktu 90 menit.

Keywords


adsorben; adsorpsi; air asam tambang; efektivitas; fly ash

Full Text:

PDF

References


Arifin, B. (2009). Penggunaan Abu Batu Bara PLTU MPANAU Sebagai Bahan Stabilisasi Tanah Lempung. SMARTek, 7(4), 219–228.

Badan Standardisasi Nasional. (2009). SNI 6989.4:2009 Cara Uji Besi (Fe) Secara Spektrofotometri Serapan Atom (SSA).

Badan Standardisasi Nasional. (2009). SNI 6989.5:2009 Cara Uji Mangan (Mn) Secara Spektrofotometri Serapan Atom (SSA).

Badan Standardisasi Nasional. (2019). SNI 6989.11:2019 Cara Uji Derajat Keasaman (pH) Dengan Menggunakan pH Meter.

Gautama, R. S. (2019). Pembentukan, Pengendalian dan Pengelolaan Air Asam Tambang (II). ITB Press.

Gobel, A. P., Nursanto, E., & Ratminah, W. D. (2018). Efektifitas Pemanfaatan Fly Ash Batubara Sebagai Adsorben Dalam Menetralisir Air Asam Tambang pada Settling Pond Penambangan Banko PT. Bukit Asam (Persero), Tbk. Jurnal Mineral, Energi dan Lingkungan, 2(1), 1–11. https://doi.org/10.31315/jmel.v2i1.2113

Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup. (2003). Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 113 Tahun 2003 tentang Baku Mutu Air Limbah Bagi Usaha dan atau Kegiatan Pertambangan Batubara.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia. (2021). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Pratama, H., & Rauf, A. (2020). Penerapan Waste Hierarchy pada Limbah B3 Abu Batubara PT. AMNT. PROSIDING, Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN II), 2(1), 273–276.

Rangan, P. R., Dendo, E. A. R., Bokko, J., & Mantirri, P. A. (2020). Mortar Geopolimer Abu Sekam Padi Berbahan Dasar Limbah Abu Batu Bara Hasil Pembakaran Asphalt Mixing Plant. Journal Dynamic Saint, 5(1), 927–938.

Siregar, I. T. N. (2019). Analisis Netralisasi Air Asam Tambang Menggunakan CaO dan Fly Ash Pada PT. Alamjaya Bara Pratama Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta.

Wardani, L. D. K. (2018). Karakteristik Fly Ash (Abu Layang) Batubara Sebagai Material Adsorben Pada Limbah Cair yang Mengandung Logam. Universitas Negeri Yogyakarta.




DOI: https://doi.org/10.31315/jilk.v4i1.6701

Refbacks



Copyright (c) 2022 Jurnal Ilmiah Lingkungan Kebumian

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


Editorial Office;

Program Studi Teknik Lingkungan, Fakultas Teknologi Mineral, UPN “Veteran” Yogyakarta.
Jl. SWK 104 (Lingkar Utara) Condongcatur, Sleman, Yogyakarta 55283
Telp./ Fax. (0274) 486400, Email:jurnaltl@upnyk.ac.id

Creative Commons License
Jurnal Ilmiah Lingkungan Kebumian is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.