Program Deradikalisasi Dalam Perspektif Komunikasi Politik

Susilastuti Dwi Nugrahajati, Basuki Agus Suparno

Abstract


Kelompok teroris dalam aktivitasnya yang mengedepankan kekerasan, ancaman, dan ketakutan pada dasarnya menyampaikan pesan politik kepada negara. Dalam kegiatannya mereka menggunakan manajemen komunikasi yang detail dengan memperhatikan komponen-komponen komunikasi seperti komunikator, pesan dan penggunaan media. Deradikalisasi merupakan pendekatan soft power untuk melawan radikalisme yang dilakukan BNPT dengan menggunakan pendekatan persuasi. Deradikalisasi yang dilakukan BNPT merupakan pendekatan soft power untuk mengajak mantan narapidana teroris kembali ke NKRI. Program deradikalisasi tidak bisa serta merta mendorong mantan narapidana untuk kembali ke masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian terhadap mantan narapidana, program deradikalisasi sebaiknya tidak hanya terfokus pada mereka yang sedang menjalani hukuman, namun juga pihak luar yaitu anggota keluarga yang masih berkomunikasi dengan anggota kelompoknya. Program deradikalisasi perlu mempertimbangkan pemilihan komunikator, isi pesan, komunikasi dan media yang akan digunakan.


Keywords


Terorisme, deradikalisasi, komunikator, komunikan, pesan dan media

Full Text:

PDF

References


(https://www.voaindonesia.com. (2023, February 27). Retrieved from www.suara.com: (https://www.voaindonesia.com/a/a-32-2009-07-17-voa3-85370137/59621.

(2020, Februari 14). Retrieved from https://www.bbc.com: https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-51493322

(2021, September 21). Retrieved from https://news.detik.com: https://news.detik.com/berita/d4890813/duduk-perkara-wacana-pemulangan-eks-isis

(2021, Februari 14). Retrieved from https://www.bbc.com: https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-51493322

(2023, September 8). Retrieved from https://news.detik.com: https://news.detik.com/berita/d-6486004/kepala-bnpt-475-narapidana-terorisme-dideradikalisasi-sepanjang-2022,

(2023, Oktober 31). Retrieved from https://news.detik.com.: https://news.detik.com/berita/d-7011285/tangkap-40-teroris-jad-densus-88-mereka-berencana-gagalkan-pemilu

(2023, September 30). Retrieved from https://www.medcom.id: https://www.medcom.id/nasional/hukum/9K572yPb-faktor-ekonomi-memicu-mantan-napi-terorisme-kembali-radikal

Gabi, S. B. (volume 2 tahun 2019). Deradicalization Crime of Terrorism Actors by Police (Case Study in Police Jurisdiction of Semarang). Journal Daulat Hukum .

Hakeem, O. &. (2020). Non-military Approach Against Teorrorism in Nigeria : deradicalization Strategies and Challenges in Countering Boko Haram. Security Journal Volume 33.

Hendropriyono. (2009). Terorisme Fundamentalis kristen Yahudi, Islam. Jakarta: Kompas-Gramedia.

https://lampung.antaranews.com. (2023, September 8). Retrieved from https://news.republika.co.id: https://lampung.antaranews.com/berita/653797/108-narapidana-teroris-ucapkan-ikrar-setia-nkri

Junaid, H. (volume 2 tahun 2013). Pergerakan Kelompok Terorisme. Jurnal Suesana.

Junaidi, F. (2017). Relasi Terorisme dan Media. Jurnal Aspikom.

Karsono, B. (2018). Memahami Radikalisme Islam dari Akar Persoalannya Agenda Strategis bagi Pluralisme dan keutuhan Bangsa perspektif Agama, Sosial Budaya dan Keamanan, . Jakarta: Ubhara Jaya Press.

Lequeur, W. (2005). New Terrorism (Fanatisme dan Senjata Pemusnah Massal. Yogyakarta: Juxtapose Research dan Publication Press.

Mahmudah, N. &. (2019). Radikalisai dan Deradikalisasi : Pemahaman Islam. Yogyakarta: Metrouniv Press.

Muhammad A, H. E. (2021). Deradicalization Program in Indonesia Radicalizing the Radicals. Journal Cogent Social Sciences Volume 7.

Mustofa, M. (2002). Memahami Terorisme Suatu perspektif Kriminologi. Jurnal kriminologi Indonesia, Volume 2.

Noricks, D. M. (2009). Disengagement and Deradicalization : Processes and Programs. Journal Social Science for Counterterrorisme : Putting the Pieces Together.

Nursalim, M. (volume 8 tahun 2017). Deradikalisasi Terorisme : Studi Atas Epostemologi, Model Interpretasi dan Manipulasi Pelaku Teror. Journal Kalam.

Zulfikar, A. (volume 4 tahun 2019). Swa-Radikalisasi Melalui Media Sosial di Indonesia. Jurnal Jurnalisa.




DOI: https://doi.org/10.31315/jik.v21i3.11440

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 Jurnal Ilmu Komunikasi




 Jurnal Ilmu Komunikasi indexed by:

   


Copyright of Jurnal Ilmu Komunikasi ISSN 1693-3028 (print), ISSN 2407-8220 (online)

Alamat:

Kampus II UPN "Veteran" Yogyakarta, Jl. Babarsari 2, Tambakbayan, Yogyakarta 55281
Phone: (0274)485268

Fax: (0274)487147

Email: jik@upnyk.ac.id 

Web
Analytics View My Stats