Pola Komunikasi Interaktif antara Pemerintah Daerah dengan Masyarakat berbasis Teknologi Informasi dalam rangka askselerasi Otonomi Daerah

Haryanto Haryanto

Abstract


Tujuan utama penelitian ini adalah merumuskan dan atau mengembangkan model komunkasi interaktif antara Pemerintah Daerah (legislatif dan eksekutif) dengan warga masyarakat, untuk memfasilitasi pemerintahan yang transparan dan akuntabel dalam rangka akselerasi pelaksanaan otonomi daerah yang efektif dan efisien. Model dimaksud merupakan pola hubungan interaktif yang mencerminkan sikap proaktif, responsif, dan akomodatif terhadap aspirasi warga warga masyarakat yang tertuang dalam setiap kebijakan yang diambil, dan sekaligus memungkinkan terciptanya kontrol sosial terhadap pelaksanaan/implementasi kebijaksanaan tersebut, yang mengarah pada transparansi dan akuntabilitas pemerintahan. Secara khusus, model yang berhasil dirumuskan, dimaksudkan untuk (1)  memfasilitasi policy makers dengan data-data/informasi yang relevan dan bisa diakses secara instant (online), sehingga mampu merumuskan kebijakan dan mengambil langkah-langkah strategis secara cepat, efektif dan tepat sasaran (2) memfasilitasi warga masyarakat akan data/informasi yang mendukung aktifitas keseharian, utamanya yang mendorong terciptanya kegiatan ekonomi produktif di kalangan masyarakat; (3) memfasilitasi jalur komunikasi interaktif dan langsung antara Pemerintah Daerah dengan warga masyarakat sebagai sarana pembelajaran politik dan demokratisasi proses sosial-politik, yang mengarah pada akselerasi pelaksanaan otonomi daerah. Penelitian ini merupakan tahap pertama dari dua tahap yang direncanakan. Pada tahap ini terfokus pada identifikasi kebutuhan informasi dan perilaku penelusuran informasi; sedangkan pada tahap kedua akan difokuskan pada rancangan model komunikasi interaktif berbabsis IT. Survey dilakukan terhadap 480 responden yang terbagi dalam dua wilayah, yaitu Pemerintah Kota Sala dan Kabupaten Boyolali. Purposive random sampling dipilih sebagai metode pengambilan sampel. Populasi dibagi dalam beberapa unit: birokrat, anggota DPRD, PNS, pelaku usaha, dan wakil masyarakat umum. Sedangkan teknik pengambilannya dilakukan secara acak, dengan tidak memperhatikan domisili.

Keywords


Otonomi Daerah, Manajemen Informasi, Teknologi Informasi dan Komunikasi, Transparansi dan Akuntabilitas Pemerintah Daerah

Full Text:

PDF (Indonesian)

References


Admassie, Assefa; ICTS For Effective Decentralization: A Pilot Study in Selected Woredas (Districts) in Ethiopia; United Nations Economic and Social Council Original: English Economic Commision For Africa Third Meeting of the Committee on Development Information (CODI) Addis Ababa, Ethiopia 10 – 17 May 2003.

Bekele, Dawit; Solomon Atnafu and Dessalegn Mequanint; 2005, ICT for Local Governance: Needs Analysis and Research Priorities for Addis Ababa City Government A Research Report Submitted for LOG-IN Africa Pre-Project Workshop.

Clarke, Rogers, 1994, Information Technology: Weapon of Authoritarian or Tool of Democracy.

Clark Rebecca A., 2003, Female Literacy Rates, Information Technology and Democracy.

Cudanov, Mladen; Jasko, Ondrej; and Jevtic, milos; 2009, Influence of Information and Communication Technologies on Decentralization of Organisational, ComSIS, Vol. 6, no. 1, June 2009.

GAOS Advisory Council for Information Management and Technology, 2009, Excecutive guide: Improving mission performance through strategic information management and technology, lelarning from leading organization, GAO Document number AIMD 94-115.

Kaurahalme, Olli-Pekka, 2011, From E’Government to Public Information Management in Local Government; European Group of Public Administration Annual Conference, study group 1: E’Government; Bucharest, 7th – 10th of September 2011.

Grant H. (1998),” Access Denied: Information Policy and the Limits of Liberalism”. In: Stichler, Richard N, Hauptman, Robert (eds.) (1998): Ethics, Information and Technology: Readings. Jefferson, North Carolina: MacFarland & Company 207 - 230.

Kingham, Tess, 2003, E-Parliaments: The use of information and communication technologies to improve parliamentary processes, The International bank for Reconstruction, The world bank.

Laudon, Kenneth C, Laudon, Jane P. 1999, Essentials of Management GAO’s.

Kester, Information Systems. 4th edition London et al.: Prentice Hall Liden, Gunnar and Avdic, Anders; 2003; Democracy Function of Information technology; Proceeding of the 36th Hawaii International Conference on System Sciences.

Mintzberg, H. 1983, Structure in Fives: Designing Effective Organisation; Englewood Cliffs, Prentice Hall.

Panganiban, Rik, 2004, E-democracy and the United Nations: Using Information Communications Technologies to Increase Access to Information and Participation within the UN System, Center for United Nations Reform Education.

Richardson, Hellen, 2003, The role of Information System and Technology in Case management: A case study in health and welfare insurance; AJIS, vol 10-2, pp 70-80.

Richardson, Henry S., “Institutionally Divided Moral Responsibility”. In: Paul, Ellen Frankel / Miller, Fred D. / Paul, Jeffrey (eds.),1999, Responsibility. Cambridge et al.: Cambridge University Press 218 -249 Robert Lee, Konsbruck, “Impact of Information Technology on Society in the New Century” In: proceeding of the 2006 ASCUE Conference; June 11 – 15, 2006, Myrthe Beach, South Carolina.

Stahl, Bernd Carsten, 2009, Democracy, Responsibility, and Information technology; Proceeding of the European Conference on E-Government.

Tessiore, Luigi, 2008, Issues related to limitation in human resources capacity in implementing decentralization policies in West African countries; A paper presented in “Ministrial Conference on Leadership Capacity Development for Decentralized Governance and Poverty Reduction, Yaounde, 28 – 30 May, 2008.

Vokopola, Zana, 2004, Research paper on: Technology and information

flow in Albania, a tool to increase citizen participation, Albania: Urban research Institute.

Wyner; George M.; and Malone, Thomas W. 1996, Cowboy or Commander: Does Information Technology lead to Decentralisation?; In. JI DeGross, S. Jarvenpaa; and A Srinivasan (Eds); International Conference on Information Systems, 1996, pp 63 – 79.

Yang, Guobin, 2004, Information Technology and Grassroots Democracy: Paper presented in the FourthAnnual Kent State University Symposium on Democracy; Hongkong.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c)




 Jurnal Ilmu Komunikasi indexed by:

 


Copyright of Jurnal Ilmu Komunikasi ISSN 1693-3028 (print), ISSN 2407-8220 (online)

Alamat:

Kampus II UPN "Veteran" Yogyakarta, Jl. Babarsari 2, Tambakbayan, Yogyakarta 55281
Phone: (0274)485268

Fax: (0274)487147

Email: jik@upnyk.ac.id 

Web
Analytics View My Stats