Pencegahan Kematian Ibu dan Anak melalui Pendekatan Strategi Komunikasi pada Program EMAS (Expanding Maternal and Neonatal Survival)

Sofiah - -, Sri Kusumo Hapsari, Sumardiyono - -

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: profil kematian ibu dan bayi baru lahir, (2) pelaksanaan program EMAS dari perspektif gender, dan (3) strategi komunikasi dalam melaksanakan program EMAS dari perspektif gender. Penelitian bersifat deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di Kabupaten Brebes. Informan penelitian ini ditentukan dengan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, studi dokumen dan Diskusi Kelompok Terarah. Analisis menerapkan sistem analisis model interaktif. Temuan menunjukkan bahwa tingkat kematian ibu dan bayi baru lahir masih tinggi. Itu sebabnya pemerintah daerah masih berjuang untuk meningkatkan kualitas kesehatan perempuan. Untuk mencapai tujuan mengurangi tingkat kematian ibu, strategi komunikasi dirancang khusus dalam setiap program baris melalui: (1) meningkatkan kualitas pelayanan klinis dan manajemen dengan memproduksi peraturan dan sosialisasi melalui berbagai forum dan media, menciptakan jaringan dan koordinasi dengan stakeholder terkait, memfasilitasi untuk menghasilkan buku handout dan lokakarya; (2) sistem rujukan darurat diimplementasikan dengan teknologi informasi berbasis selular disebut SIJARIEMAS, yang ternyata menunjukkan hasil yang tidak optimal; (3) strategi komunikasi dirancang dengan memberdayakan organisasi sosial dan keagamaan seperti komunikator kesehatan, pendidik dan motivator di mana ia masih mengidentifikasi beberapa kendala dalam menerapkan jalur komunikasi , yang menunjukkan bahwa angka kesehatan rendah, kepercayaan tinggi pada mitos dan persepsi bahwa melahirkan bayi adalah kodrat wanita dan budaya patriarki.

Kata kunci: Komunikasi, Ibu-bayi baru lahir, gender 


Full Text:

PDF (Indonesian)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.