Manipulasi Identitas Etnik Jawa dalam Komunikasi Antarbudaya di Kota Makasar

Arianto Arianto

Abstract


Komunikasi antarbudaya berlangsung dengan serta latarbelakang budaya, kebiasaan, norma dan adat istiadat yang berbeda yang dapat membantu suatu sistem kehidupan bersama yang saling mengadakan penyesuaian. Pola penyesuaian inimelibatkan suatu konteksmanipulasi identitas etnik yang secara langsung mengefektifkan suatu proses komunikasi antarbudaya. Penelitian ini berfokus dan bertujuan untuk mengetahui pola manipulsai identitas etnik Jawa pada saat mereka meninggalkan daerah asal kemudian beradaptasi dan berinteraksi dengan budaya baru yakni budaya Bugis-Makassar di kota Makassar. Hasil penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi adalah bahwa pola manipulasi identitas etnik Jawa dalam komunikasi antarbudaya cenderung mempertahankan identitas etnik meliputi logat atau dialek bahasa. Kebanggaan sebagai etnik Jawa, pandai berbahasa Bugis-Makassar dan memahami adat istiadat Bugis-Makassar sebagai upaya untuk beradaptasi. Manipulasi identitas etnik ini merupakan kombinasi dari dinamika hubungan antara konteks dan hasil konstruksi. Komunikasi antarbudaya dalam melakukan manipualsi identitas etnik Jawa tetap meneguhkan kejawaannya, pergaulan yang luas dengan identitasetnik lainnya.Berfungsi sebagai karakter dan peran dari seorang individu untuk memikirkan dirinya sebagai bagian dariposisi sosial tertentu untuk diterima.


Keywords


Komunikasi Antarbudaya,manipulasi Identitas, dan identitas etnik Jawa

References


Alba, Richard D., 1985, Italian Americans, Englewood Prentice-Hall, NewYork. Barth, Fredrik,1969, Introduction, dalamFredrik Barth (editor), Eyhnic Groups and Boundaries: The Social Organization of Culture Difference, BergeOslo: University Forlaget, George Allen dan Unwin, London.

______,1989. The Analysis of Culture in Complex Societies, Ethnos, 54 (3-4):121-142. Bruner, Fredrik, 1974, The Expression of Ethnicity in Indonesia dalam Abner Cohen (ed) Urban Ethnicity, London.

Baradley, David, 1983, Identity: The Persistence of Minority Group, dalam Jhon McKinnon dan Wanat Bhruksasri (editor) Highlanders of Thailand, Kualalumpur, Oxford, NewYork dan Melbourne.

Denzin, Norman K., and Lincoln, Yvonna, 2000, Handbook of Qualitative Research, SAGE Publications, Inc. California.

DeVos, George, 1975, Ethnic Pluralism: Conflict and Accomodation, dalam George De Vos dan Lola Romanucci-Ross, ed. Ethnic Identity: Cultural Continuities and Change, hIm. 5-41, PaloAlto, Mayfield, California

Dove, R. Michael, 1988, From Culture to Ethnicity to Conflict: An Anthropological Perspective on Internasional Ethnic Conflict, the UniversityofMichiganPress, USA.

Fahtoni,Abdurrahmat, 2006, Antropolog Sosial Budaya:Suatu Pengantar, Rineka Cipta,Jakarta.

Garna, Yudistira, 2008, Dasar dan Proses Penelitian Sosial: merencanakan, melaksanakan, menulis hasil penelitian, PrimacoAkademika danYudistira Garna Foundation, Bandung.

Gudykunst,WilliamB.,danKim,YoungYun, 1992, Communicating With Strangers: An Approach to Intercultural Communication,Edisike-2,McGraw-Hill, NewYork.

Griffin, E., 2000, A First Look At Communication Theory (4th ed), McGraw Hill, Boston USA.

Hall, Stuart. 1992 The Question of Cultural Identity. Dalam Stuart Hall, David Held, danTony McGrew (editor) Modernityand Its Future, Polity Pressin Assosiation with Open University, Cambridge.

Huntington, SamuelP., 1996, TheClash of Civilizations and the Remaking of World Order, Simon danSchuster, NewYork.

Jamuin, Ma’arif, 1999, Resolusi Konflik Antaretnik dan Agama, Ciscore, Surakarta.

King, Victor T., 1985, The Maloh of West Kalimantan: An Ethnographic Study of Social Inequality and Social Change among Indonesia Borneo People, Dordrecht-Holland and Foris Publication, USA,

Littlejohn, Stephen W., 1996, Theories of Human Communication, Edisi ke-3, Wadsworth,Bellmonth.

Luciana, Andriana Lubis, 2012, Komuniksi Antarbudaya Etnik Tionghoa dan Pribumi di Kota Medan, Jurnal Ilmu Komunikasi, Vol.10. Nomor.1, Januari-April 2012, Jurusan Ilmu Komuniksasi Fisip UPN “Veteran”Yogyakarta,Yogyakarta.

Mulyana, Deddy, 2004, Metodologi Penelitian Kualitatif (Paradigma Baru Ilmu Komunikasi dan Ilmu Sosial lainnya, Rosdakarya, Bandung .

_____, 2006, Komunikasi Antarbudaya: Panduan Berkomunikas dengan OrangOrang Berbeda Budaya, Remaja Rosdakarya, Bandung

Pelras, Christian, 2006, Manusia Bugis, Nalar, Jakarta.

Rani, 2004, Komunikasi Lintasbudaya Antara Etnik Cina dan Etnik Aceh di Kota Banda Aceh” (Suatu Studi terhadap Nilai Budaya, Pola Interaksi,Adaptasi, Dan Manipulasi Identitas Etnik Cina Dalam Masyarakat Aceh), disertasi, tidak diterbitkan, Bandung.

Samovar, Larry dan Porter, Richard E., 1991, Communication between Cultures, Wadsworth, Belmont.

______, 2000, Intercultural Communication: A Reader, Edisi ke-9, Wadsworth, Belmont.

Suparlan, Parsudi, 1998, Kesukubangsaan dan Promordialitas: Program Ayam di Desa Mwapi,Timika, IrianJaya,” dalam Jurnal Antropologi No. 54 tahun 1998.

______, 1999, Kemejemukan, Hipotesis Kebudayaan Dominan, dan Kesukubangsaan, dalan Jurnal Antropologi Indonesia No. 58 tahun 1999.




DOI: https://doi.org/10.31315/jik.v10i3.43

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c)




 Jurnal Ilmu Komunikasi indexed by:

   


Copyright of Jurnal Ilmu Komunikasi ISSN 1693-3028 (print), ISSN 2407-8220 (online)

Alamat:

Kampus II UPN "Veteran" Yogyakarta, Jl. Babarsari 2, Tambakbayan, Yogyakarta 55281
Phone: (0274)485268

Fax: (0274)487147

Email: jik@upnyk.ac.id 

Web
Analytics View My Stats