Studi Geologi dan Identifikasi Potensi Sumberdaya Endapan Emas Placer di Area Prospek X Kabupaten Nabire Provinsi Papua Tengah

Septyo Uji Pratomo, Puthut Prihartono, Galih Purnama Parikesit, Fahrudin Yusuf Saputro

Abstract


Abstrak – Nabire merupakan salah satu penghasil endapan emas yang cukup potensial di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki kondisi geologi dan mengidentifikasi potensi sumberdaya endapan emas di salah satu segmen sungai pada area prospek X di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah. Metode yang dilakukan pada penelitian ini adalah pemetaan geologi semi detail, pembuatan sumur uji (test pit), dan pengambilan sampel pada point bar sungai dengan alat dulang (panning). Hasil pemetaan geologi semi detail menunjukkan bahwa batuan yang menyusun daerah penelitian dari satuan tertua hingga yang termuda adalah sebagai berikut: satuan andesit dan satuan mikrodiorit berumur Miosen Akhir, serta satuan batupasir dan satuan batugamping berumur Plistosen yang berasosiasi dengan struktur geologi berupa sesar naik dan sesar-sesar mendatar. Fluida hidrotermal yang diinterpretasikan berasal dari satuan mikrodiorit berperan dalam pembentukan endapan emas primer di daerah ini. Proses eksogen berupa erosi dan proses endogen berupa tektonisme yang terjadi secara berkala mengakibatkan batuan yang membawa potensi emas primer tererosi, tertransportasi dan terendapkan menjadi endapan emas di point bar sungai hingga saat ini. Total luas blok prospek endapan emas yang diperoleh dari point bar sungai di daerah penelitian adalah 74.640 m2 dengan blok prospek sejumlah 30 blok.

Kata kunci: Nabire, endapan emas placer, pemetaan geologi, test pit, panning

 

AbstractNabire is a potential producer of gold deposits in Indonesia. This study aims to investigate the geological conditions and identify possible resources for gold deposits in one of the river segments in prospect area X in Nabire Regency, Central Papua Province. The method used in this study was semi-detailed geological mapping, making test pits, and sampling at river point bars with a panning tool. The results of the semi-detailed geological mapping show that the rocks that make up the study area from the oldest to the youngest are as follows: Late Miocene andesite and micro-diorite units, as well as Pleistocene sandstone and limestone units associated with geological structures in the form of reverse faults and strike-slip fault. Interpreted hydrothermal fluids originating from micro-diorite units play a role in forming primary gold deposits. Exogenous processes in the form of erosion and endogenous processes in the form of tectonics which occur periodically, result in rocks carrying primary gold potentials being eroded, transported, and deposited into gold deposits at the point bar of the river to this day. The prospect block for gold deposits in the research area obtained from the river point bar is 74,640 m2 with a prospect block of 30 blocks.

Keywords: Nabire, placer gold deposits, geological mapping, test-pit, panning


Keywords


Nabire, endapan emas placer, pemetaan geologi, test pit, panning

References


Harahap, B.H., Hakim, A.S., Dow, D.B., 1990, Peta Geologi Lembar Enarotali, Irian Jaya, Geological Map Of The Enarotali Sheet, Irian Jaya. Bandung: Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi.

Karapa, E., 2013, Identifikasi Potensi Emas Alluvial di Daerah Gunung Bota Distrik Makimi Kabupaten Nabire. Jurnal Cartenz, Vol.4, No. 6, Desember 2013.

Mamengko, D.V., 2013, Potensi Endapan Emas Placer di Sungai Musairo Kabupaten Nabire. International Journal of Science and Technology (ISTECH), Vol.3 no.1, March 2013.

Pirajno, F., 2009, Hydrothermal Mineral Deposits, Principles and Fundamental Concepts for the Exploration Geologist. Springer, Berlin, Germany.




DOI: https://doi.org/10.31315/jmtg.v13i3.9401

DOI (PDF (Bahasa Indonesia)): https://doi.org/10.31315/jmtg.v13i3.9401.g5216

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 JURNAL ILMIAH MTG

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.