ANALISIS MORFOMETRI MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK PENENTUAN SUB DAS PRIORITAS (STUDI KASUS MITIGASI BENCANA BANJIR BANDANG DI DAS GARANG JAWA TENGAH)

Henky Nugraha, Ahmad Cahyadi

Abstract


Banjir bandang merupakan bencana yang sering terjadi di DAS Garang Jawa Tengah, dengan rata-rata kejadian 2 kali dalam setahun. Oleh karena itu, diperlukan suatu kajian terkait mitigasi bencana banjir bandang di DAS Garang agar risiko di masa mendatang dapat diminimalisir. Tujuan penelitian ini yaitu bertujuan untuk memahami karakteristik hidrologi DAS Garang menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk menentukan subDAS prioritas berdasarkan parameter morfometri sebagai upaya mitigasi bencana banjir bandang. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data vektor jaringan sungai dan peta topografi skala 1 : 25.000 terbitan Bakosurtanal. Metode yang digunakan adalah analisis morfometri DAS yang terdiri dari Bifurcation Ratio (Rb), Drainage density (Dd), Stream Frequency (Fs), Texture Ratio (T), Basin Relief (Bh), Relief Ratio (Rh), Ruggedness Number (Rn), Form Factor (Rf), Length of Overland Flow (Lof), dan Constant Channel Maintenance (C) menggunakan sistem informasi geografis (SIG). Penentuan hubungan antar parameter morfometri ditentukan dengan analisis korelasi menggunakan software SPSS 18. Parameter morfometri terkait kemampuan menahan air ditumpangsusun untuk memperoleh nilai prioritas pengelolaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa subDAS Garang menjadi prioritas pertama untuk dikelola, dikuti dengan subDAS Kreo dan subDAS Kripik dalam upaya mitigasi bencana banjir bandang di DAS Garang.


References


Cahyadi, A. 2012.Kajian Permasalahan Daerah Aliran Sungai Juwet Kabupaten Gunungkidul dan Usulan Penanggulangannya. Makalah dalam Seminar Nasional Informasi Geospasial untuk Kajian Kebencanaan dalam Pelaksanaan Pembangunan Berkelanjutan dan Pengembangan Kecerdasan Spasial Masyarakat, Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Sebelas maret, Surakarta, 22 Maret 2012.

Chakraborty, D.; Duttn, D. dan Chandrasekharan, H. 2002. Morphometric Analysis of a Watershed Using Remote Sensing and GIS - A Case Study. Journal Agric. Physics, Vol. 2, No.1, pp. 52-56.

Cooke, R.U. dan Doorkamp, J.C. 1974. Geomorpology in Environment Management, An Introduction. Oxford. Clarendon Press.

Horton, R.E. 1932. Drainage Basin Characteristics. Tansactions of American Geophysical Association, 13, pp. 350-36.1

Mesa, L.M. 2006. Morphometric Analysis of a Subtropical Andean basin (Tucuman, Argentina). Environmental Geology, 50, pp. 1235-1242.

Rekha, V. B.; George, A. V. dan Rita, M. 2011. Morphometric Analysis and Micro-watershed Prioritization of Peruvanthanam Sub-watershed, the Manimala River Basin, Kerala, South India. Environmental Research, Engineering and Management, 2011. No. 3(57), pp. 6-14.

Schumm, S.A. 1956. Evolution of Drainage Systems and Slopes in Badlands at Perth Amboy. Geological Society of America, New Jersey. Vol .67.

Shinde, V.; Tiwari, K. N. dan Singh, M. 2010. Prioritization of Micro Watersheds on the Basis of Soil Erosion Hazard Using Remote Sensing and Geographic Information System. International Journal of Water Resources and Environmental Engineering Vol. 2(3), pp. 130-136.

Sreedevi, P. D.; Owais, S.; Khan, H. H. dan Ahmed, S. 2009. Morphometric Analysis of a Watershed of South India Using SRTM Data and GIS. Journal Geological Society of India Vol.73, pp. 543-552.

Strahler, A.N. 1964. Quantitative Geomorphology of Drainage Basins and Channel Networks; Handbook of applied hydrology. McGraw- Hill Book Cooperation, New York

Suhandini, P. 2012. Banjir Bandang di DAS Garang, Semarang, Jawa Tengah. Makalah dalam Seminar Nasional Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis 2012, Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta, 21 Januari 2012.

Thornbury, W.D.1969. Principles of Geomorphology. John Wiley and Sons, New York.

Triadmodjo, B. 2008. Hidrologi Terapan. Yogyakarta: Beta Offset.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.