Analisis Stabilitas Lereng Disposal Pada Desain In Pit Dump E, Daerah Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan
DOI:
https://doi.org/10.31315/jigp.v12i2.15925Abstrak
Metode penambangan terbuka (open pit mining) batubara membutuhkan pendekatan efektif dalam manajemen material lapisan penutup (overburden), di mana penimbunan di bekas pit (in pit dump) sering diterapkan. Namun, genangan air dan akumulasi lumpur di dasar pit merupakan variabel kritis yang meningkatkan potensi ketidakstabilan lereng dan risiko longsor. Penelitian ini bertujuan menganalisis kuantitatif kestabilan lereng desain disposal in pit dump di PT Pamapersada Nusantara, Muara Enim, Sumatera Selatan, fokus pada dampak kondisi lumpur maksimal. Analisis stabilitas dilakukan menggunakan pendekatan Limit Equilibrium Method (LEM), metode Morgenstern-Price, pada enam penampang. Empat penampang (A-D) untuk desain awal dan dua penampang (E-F) untuk kondisi lumpur maksimal. Hasil perhitungan faktor keamanan (FK) menunjukkan kontras signifikan. Berdasarkan standar Keputusan Menteri ESDM No. 1827 K/30/MEM Tahun 2018 (FK>1,3), hanya penampang C-C’ (FK = 2,304) dan D–D’ (FK = 2,271) yang tergolong aman. Sebaliknya, empat penampang tersisa (A–A’, B–B’, E–E’, dan F–F’) memiliki nilai FK < 1,3. Secara spesifik, penampang E–E’ dan F–F’ menunjukkan FK yang sangat rendah, menegaskan bahwa kehadiran lumpur adalah faktor dominan penyebab ketidakstabilan. Kondisi ini mengindikasikan bahwa sebagian besar lereng timbunan berisiko tinggi mengalami longsor dan dikategorikan tidak aman. Oleh karena itu, hasil analisis ini memberikan gambaran yang dapat dijadikan pertimbangan dalam perencanaan desain ulang geometri lebih lanjut.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang naskahnya diterbitkan menyetujui ketentuan sebagai berikut: Hak publikasi atas semua materi naskah jurnal yang diterbitkan/dipublikasikan dalam situs Jurnal berhak menyimpan, mengalih media/format-kan, mengelola dalam bentuk pangkalan data (database), merawat, dan mempublikasikan artikel tanpa meminta izin dari Penulis selama tetap mencantumkan nama Penulis sebagai pemilik Hak Cipta. Naskah yang diterbitkan/dipublikasikan secara cetak dan elektronik bersifat open access untuk tujuan pendidikan, penelitian, dan perpustakaan. Selain tujuan tersebut, dewan redaksi tidak bertanggung jawab atas pelanggaran terhadap hukum hak cipta.