GEOLOGI DAN STUDI PENGARUH LITOLOGI TERHADAP KUALITAS AIRTANAH BERDASARKAN PARAMETER FISIKA, DAN KIMIA DAERAH NGEBEL, PONOROGO, JAWA TIMUR

GEOLOGI DAN STUDI PENGARUH LITOLOGI TERHADAP KUALITAS AIRTANAH BERDASARKAN PARAMETER FISIKA, DAN KIMIA DAERAH NGEBEL, PONOROGO, JAWA TIMUR

Penulis

  • Agus Harjanto Author

Abstrak

Secara administratif, lokasi penelitian termasuk dalam wilayah Kecamatan Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur dengan luas daerah 25 km2 (5 x 5 km). Daerah Ngebel dan sekitarnya merupakan daerah yang terdapat kemunculan beberapa mata air, baik mata air dingin maupun mata air panas. Keterdapatan sejumlah mata air di daerah penelitian sering kali dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk keperluan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji mengenai kualitas air pada mata air yang dapat dijadikan sebagai alternatif dasar pemantauan kualitas air di daerah penelitian. Metode yang digunakan untuk menganalisis parameter kualitas air diliat dari aspek fisika dan kimia yaitu analisis Diagram Stiff dan Diagram Trilinier Piper, kemudian diolah menggunakan software RockWorks 16.0, dengan hasil berupa nilai tipe kualitas air. Berdasarkan Diagram Stiff dan Diagram Trilinier Piper, mata air daerah penelitian memiliki kation dominan berupa Kalsium (Ca) dan dominasi anion berupa bikarbonat (HCO3+CO3) sehingga termasuk ke dalam tipe Kalsium-Bikarbonat. Kandungan kation Ca dan anion HCO3+CO3 yang tinggi dipengaruhi oleh batuan piroklastik yang menyusun. Menurut Permenkes No.492 Menkes/PerIV/2010 mengenai baku mutu air, bahwa kualitas mata air di daerah penelitian bervariasi, di mana sebagian kecil sampel masih memenuhi baku mutu, sedangkan sebagian besar sampel, terutama pada mata air panas tidak memenuhi standar kualitas air bersih akibat nilai pH yang cenderung asam, daya hantar listrik dan total zat terlarut yang tinggi, serta kandungan ion terlarut tertentu yang melebihi ambang batas

Kata Kunci: Ngebel, Mata Air, Kualitas Air, Kontrol Litologi

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-18