Hubungan Kondisi Geologi Terhadap Kondisi Massa Batuan dan Kestabilan pada Lubang Bukaan Tambang Bawah Tanah Kencana Menggunakan Rock Mass Rating dan Metode Elemen Hingga

Penulis

  • Yunita Terania Sitepu UPN "Veteran" Yogyakarta
  • Daniel Radityo UPN "Veteran" Yogyakarta

Abstrak

Kondisi geologi pada tambang bawah tanah Kencana, sebuah endapan emas epitermal sulfidasi rendah dengan kontrol struktur yang intensif, sangat menentukan karakteristik massa batuan dan kestabilan lubang bukaannya. Litologi pada lokasi penelitian terdiri dari lava andesit dan urat kuarsa yang dikontrol oleh sesar berarah utara-selatan hingga baratlaut-tenggara, dengan intensitas alterasi yang bervariasi antar lubang bukaan. Penelitian ini mengevaluasi hubungan antara kondisi geologi tersebut terhadap kualitas massa batuan dan kestabilan pada empat lubang bukaan (08H, 09E, 14D, dan 00B) menggunakan sistem Rock Mass Rating (RMR) dan metode elemen hingga. Lubang bukaan 08H dan 14D, yang tersusun atas lava andesit dengan alterasi propilitik (klorit dan epidot), menunjukkan kekuatan batuan yang relatif terjaga sehingga tergolong massa batuan sedang. Sebaliknya, 09E dan 00B mengalami alterasi argilik yang intensif akibat interaksi fluida hidrotermal asam, mengubah mineral primer menjadi mineral lempung lunak dan reaktif terhadap air, sehingga tergolong massa batuan buruk dengan waktu runtuh tercepat dan beban atap terbesar. Hasil pemodelan elemen hingga memperkuat temuan ini, dengan nilai faktor keamanan lokal tanpa penyangga berkisar 1,08–1,54 pada keempat lubang bukaan. Penelitian ini menegaskan bahwa tipe alterasi dan keberadaan struktur geologi merupakan faktor utama yang mengontrol kualitas massa batuan dan kebutuhan sistem penyangga pada tambang bawah tanah Kencana.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-18