DILEMA STRATEGIS KONFLIK INDIA-PAKISTAN DALAM BAYANG-BAYANG PATRONASE AMERIKA SERIKAT DAN TIONGKOK
Abstrak
Konflik antara India dan Pakistan telah berlangsung selama lebih dari satu dekade dan dalam beberapa tahun terakhir semakin intensif. Dalam konteks kontemporer geopolitik, konfrontasi ini mencerminkan dilema dan kompleksitas politik luar negeri negara berkembang yang berupaya memajukan kepentingannya di tengah rivalitas kekuatan besar. Artikel ini menelaah dinamika konflik India-Pakistan dengan menggunakan konsep dilema tahanan dalam kerangka teori permainan guna memahami bagaimana kalkulasi rasional dan keterbatasan kepercayaan membentuk perilaku kedua negara. Dalam analisis ini, keterlibatan eksternal Tiongkok dan Amerika Serikat dipandang sebagai variabel pelengkap yang memperkuat insentif bagi kedua negara tersebut mempertahankan startegi non-kooperatif demi tujuan nasional jangka pendek. Situasi ini menampilkan bahwa orientasi politik luar negeri yang dipraktikkan oleh negara berkembang kerap dipengaruhi oleh distribusi kekuatan pada tingkat internasional yang membatasi kohesi regional. Artikel ini berkontribusi dalam memperluas kajian hubungan internasional di kawasan Asia Selatan, khususnya dalam memahami bagaimana keterlibatan kekuatan ekstraregional dan rasionalitas strategi membentuk perilaku politik luar negeri dalam konflik berkepanjangan antara India dan Pakistan.
Kata kunci : Amerika Serikat, India-Pakistan, Politik luar negeri negara berkembang, Dilema Tahanan, Tiongkok.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
1. Copyright of this journal is possession of Editorial Board and Journal Manager, by the knowledge of the author, whilst the moral right of the publication belongs to the author.
2. The legal formal aspect of journal publication accessibility refers to Creative Commons Atribusi-Non Commercial-No Derivative (CC BY-NC-SA), implies that publication can be used for non-commercial purposes in its original form.
3. Every publication (printed/electronic) are open access for educational purposes, research, and library. Other than the aims mentioned above, editorial board is not responsible for copyright violation





