Pengaruh Tegangan Elektroda terhadap Efisiensi Pemisahan Zircon Low Grade pada High Tension Roll Separator

Penulis

  • Riria Zendy Mirahati Prodi Teknik Metalurgi, Jurusan Teknik Pertambangan, Fakultas Teknologi Mineral dan Energi, Universitas Pembangunan Nasional ”Veteran” Yogyakarta
  • Fitri Ayu Mardhatila Prodi Teknik Metalurgi, Jurusan Teknik Pertambangan, Fakultas Teknologi Mineral dan Energi, Universitas Pembangunan Nasional ”Veteran” Yogyakarta
  • Frideni Yushandiana Putri Prodi Teknik Metalurgi, Jurusan Teknik Pertambangan, Fakultas Teknologi Mineral dan Energi, Universitas Pembangunan Nasional ”Veteran” Yogyakarta
  • Indun Titisariwati Prodi Teknik Pertambangan, Jurusan Teknik Pertambangan, Fakultas Teknologi Mineral dan Energi, Universitas Pembangunan Nasional ”Veteran” Yogyakarta
  • Bagus Wiyono Prodi Teknik Pertambangan, Jurusan Teknik Pertambangan, Fakultas Teknologi Mineral dan Energi, Universitas Pembangunan Nasional ”Veteran” Yogyakarta
  • Indri Lesta Siwidiani Prodi Teknik Pertambangan, Jurusan Teknik Pertambangan, Fakultas Teknologi Mineral dan Energi, Universitas Pembangunan Nasional ”Veteran” Yogyakarta
  • Gunawan Nusanto Prodi Teknik Pertambangan, Jurusan Teknik Pertambangan, Fakultas Teknologi Mineral dan Energi, Universitas Pembangunan Nasional ”Veteran” Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.31315/jtp.v11i2.16393

Kata Kunci:

zircon low grade, high tension roll separator, elektrostatik

Abstrak

Zircon low grade merupakan salah satu mineral ikutan yang memiliki nilai ekonomis namun masih mengandung banyak pengotor, sehingga diperlukan proses pemisahan yang efektif untuk meningkatkan kualitas dan perolehan mineral tersebut. Salah satu metode pemisahan yang umum digunakan adalah High Tension Roll Separator (HTRS) yang memanfaatkan perbedaan sifat kelistrikan material. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tegangan elektroda terhadap efisiensi pemisahan zircon low grade pada proses HTRS yang dinyatakan melalui nilai recovery. Percobaan dilakukan dengan variasi tegangan elektroda sebesar 16 kV, 18 kV, dan 20 kV, sementara kecepatan roll dijaga konstan pada 18 Hz. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan tegangan elektroda cenderung menurunkan nilai recovery zircon. Pada tegangan 16 kV diperoleh recovery tertinggi sebesar 74,44%, sedangkan pada tegangan 18 kV dan 20 kV recovery masing-masing menurun menjadi 52,78% dan 45,02%. Penurunan recovery ini diduga disebabkan oleh meningkatnya gaya elektrostatik yang menyebabkan partikel zircon ikut tertarik bersama mineral pengotor sehingga efisiensi pemisahan menurun. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tegangan elektroda berpengaruh signifikan terhadap efisiensi pemisahan zircon low grade pada High Tension Roll Separator, dengan kondisi optimum pada tegangan 16 kV untuk kecepatan roll 18 Hz.

Biografi Penulis

Riria Zendy Mirahati, Prodi Teknik Metalurgi, Jurusan Teknik Pertambangan, Fakultas Teknologi Mineral dan Energi, Universitas Pembangunan Nasional ”Veteran” Yogyakarta

upn

Referensi

Abadi, R., & Pratama, Y. (2022). Pengaruh parameter operasi high tension roll separator terhadap hasil pemisahan zircon. Jurnal Teknologi Mineral Indonesia, 10(2), 65–73.

Chen, X., Zhang, Y., & Li, H. (2020). Electrostatic separation of mineral particles: A review of principles and applications. Minerals Engineering, 149, 106251.

Cohen, J. (1988). Statistical power analysis for the behavioral sciences (2nd ed.). Lawrence Erlbaum Associates.

Evans, J. D. (1996). Straightforward statistics for the behavioral sciences. Brooks/Cole Publishing.

Kelly, E. G., & Spottiswood, D. J. (1982). Introduction to mineral processing. John Wiley & Sons.

Li, Z., Wang, S., & Xu, L. (2021). Effect of operational parameters on electrostatic separation efficiency of heavy minerals. Powder Technology, 386, 52–60.

Mirahati, R. Z., Sudaryanto, & Wahyuningsih, T. (2025). Pengaruh parameter elektrostatik terhadap recovery mineral ikutan pada high tension roll separator. Jurnal Teknologi Mineral dan Batubara, 21(1), 1–10.

Putri, R. A., Hasanah, I., & Rahmawati, L. (2022). Karakteristik dan potensi pemanfaatan zircon low grade hasil pemisahan elektrostatik. Jurnal Rekayasa Pengolahan Mineral, 4(2), 88–96.

Rahman, A., Susanto, B., & Hidayat, M. (2022). XRF analysis for rapid determination of mineral content in electrostatic separation products. Applied Geochemistry Advances, 10, 100106. https://doi.org/10.1016/j.apgeoadv.2022.100106

Siahaan, R., Simanjuntak, T., & Hutapea, M. (2021). Studi pemisahan mineral berat berdasarkan sifat kelistrikan menggunakan metode elektrostatik. Jurnal Teknologi Mineral dan Batubara, 17(3), 145–154.

Tripathy, S. K., & Suresh, N. (2020). Processing of beach sand minerals: Electrostatic separation approaches. Minerals Engineering, 155, 106438.

Widodo, S., Nugroho, A., & Santoso, B. (2023). Pengaruh ukuran partikel terhadap efisiensi pemisahan mineral berat pada alat konsentrasi. Jurnal Rekayasa Pertambangan, 9(1), 22–30.

Wills, B. A., & Finch, J. (2016). Wills’ mineral processing technology: An introduction to the practical aspects of ore treatment and mineral recovery (8th ed.). Butterworth-Heinemann.

Xu, Y., Liu, Q., & Zhang, H. (2024). Optimization of electrostatic separation parameters for low-grade zircon concentrates. Separation and Purification Technology, 330, 125097.

Zhao, Y., Chen, J., & Wang, D. (2022). Influence of electric field strength on particle behavior in high-tension electrostatic separation. Advanced Powder Technology, 33(9), 103654.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-28

Terbitan

Bagian

Articles