ANALISIS EFEKTIVITAS MESIN COOLING TOWER MENGGUNAKAN RANGE AND APPROACH

Ahmad Muhsin, Zicko Pratama

Abstract


Cooling tower diperlukan di industri pembangkit listrik tenaga panas bumi untuk sirkulasi air pendingin dengan cara mengontakkan dengan gas tak jenuh sehingga sebagian dari zat cair itu akan menguap dan suhu zat cair turun PT Star Energy Geothermal Wayang Windu Ltd menggunakan  mesin Cooling tower untuk melakukan pendinginan. untuk mengetahui performansi kemampuan cooling tower yang dimiliki maka diperlukan pengukuran efektivitas.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendinginan, pengukuran efektivitas dilakukan dengan nilai approach dan range. Range merupakan perbedaan atau jarak antar temperature air masuk dan keluar menara pendingin. Approach adalah perbedaan suhu air dingin keluar menara pendingin dan suhu wetbulb ambient. Metode yang digunakan untuk mengukur performansi Cooling Tower menggunakan metode Overall Equipment Effectivenesss untuk mendapatkan nilai availability, performance efficiency, dan rate of quality.

Dari hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata OEE mesin cooling tower sebesar > 85% yang berarti telah memenuhi standar world class dan layak untuk dipergunakan, beberapa titik memiliki nilai kurang dari standar dengan nilai terendah 81% disebabkan karena lamanya waktu downtime. Perusahaan perlu menerapkan perawatan preventif yang rutin dan tepat waktu untuk mempertahankan performansi Cooling Tower.

Keywords


Performansi, Cooling Tower, Overall Equipment Effectiveness

References


Ade, M. and Muhsin, A. (2017) ‘ANALISIS BEBAN KERJA MEKANIK PADA DEPARTEMEN PLANT DENGAN METODE WORK SAMPLING ( STUDI KASUS PADA PT XYZ )’, Jurnal (OPSI) Optimasi Sistem Industri, 10(1), pp. 35–42. Available at: http://jurnal.upnyk.ac.id/index.php/opsi/article/view/2165.

Effendi, A. and Wirza, R. (2013) ‘PERENCANAAN SISTEM SCADA COOLING TOWER MENGGUNAKAN SIEMENS SIMATIC STEP 7 DAN WINCC Fakultas Teknologi Industri – Intitut Teknologi Padang’, TEKNOIF, 1(1), pp. 6–14. doi: 10.1080/09637486.2017.1353954.

Handoyo, Y. (2015) ‘Analisis Performa Cooling Tower LCT 400 Pada P.T. XYZ, Tambun Bekasi’, Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, 3(1), pp. 38–52. Available at: https://media.neliti.com/media/publications/97640-ID-analisis-performa-cooling-tower-lct-400.pdf.

Hapsari, N., Amar, K. and Rahadian, Y. (2012) ‘Pengukuran Efektivitas Mesin Dengan Menggunakan Metode Overall Equipment Effectiveness (Oee) Di Pt. Setiaji Mandiri’, Spektrum Industri, 10(2), pp. 108–199.

Muhsin, A. (2016) ‘ANALISIS PERFORMANSI DEPARTEMEN MACHINNING MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENES ( OEE ) ( Studi Kasus pada Perusahaan Pengecoran Logam XYZ )’, OPSI (Optimasi Sistem Industri), 9(1), pp. 16–23. Available at: http://jurnal.upnyk.ac.id/index.php/opsi/article/view/2170.

Muhsin, A. and Syarafi, I. (2018) ‘ANALISIS KEHANDDALAN DAN LAJU KERUSAKAN PADA MESIN CONTINUES FRYING ( STUDI KASUS : PT XYZ ) Abstrak b . Data Waktu Kerusakan a . Data Komponen Kritis c . Data Waktu Perbaikan d . Pengolahan Data Menentuan distribusi yang paling sesuai dengan karakteristi’, Jurnal (OPSI) Optimasi Sistem Industri, 11(1), pp. 28–34. Available at: http://jurnal.upnyk.ac.id/index.php/opsi/article/viewFile/2200/1932.

Ningrum, N. S. and Muhsin, A. (2016) ‘LINE MACHINING PROPELLER SHAFT UNTUK PRODUK FLANGE MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS ( OEE ) ( STUDI KASUS DI PT HINO MOTORS MANUFACTURING INDONESIA )’, Jurnal Optimasi Sistem Industri, 9(2), pp. 109–118. Available at: http://jurnal.upnyk.ac.id/index.php/opsi/article/view/2167.

Wahyuni, M. F. (2015) ‘Analisis nilai’, Jurnal Ilmiah Universitas Bakrie, 3(2). Available at: http://journal.bakrie.ac.id/index.php/jurnal_ilmiah_ub/article/view/957.

Wibisono, Y. (2005) ‘PENDINGIN TIPE INDUCED COUNTER FLOW Performance C omparison o f C ooling T ower F iller Used in the Induced Counter Flow Type Cooling Tower System’, Jurnal Teknologi Pertanian, 6(3), pp. 152–162. Available at: http://download.garuda.ristekdikti.go.id/article.php?article=309498&val=7353&title=Performance Comparison of Cooling Tower Filler Used in the Induced Counter Flow Type Cooling Tower System.

Yulianto, S. and Urbiantoro, A. (2013) ‘Perancangan cooling tower untuk alat penukar kalor shell and tube kapasitas skala laboratorium’, SINTEK, 7(1), pp. 1–11.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Sekretariat :
Jurusan Teknik Industri
FTI UPN "Veteran" Yogyakarta
d.a Jalan Babarsari 2 Tambakbayan Yogyakarta 55281
Telp. (0274) 486256
Website http://jurnal.upnyk.ac.id/index.php/opsi
email : jurnal.opsi@upnyk.ac.id