A Analisis Framing Robert N. Entman Tentang Program Makan Bergizi Gratis Pada Portal Media Online Kompas.com Dan detik.com
DOI:
https://doi.org/10.31315/jik.v24i1.15890Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana narasi media daring Kompas.com dan detik.com membingkai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berdasarkan teori framing Robert N. Entman. Penelitian ini juga mengkaji persamaan dan perbedaan pola framing kedua media serta implikasi framing pemberitaan terhadap pembentukan opini publik terkait program MBG. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, penelusuran digital, seleksi berita, dan dokumentasi. Validitas data dilakukan melalui ketekunan pengamatan dan kecukupan referensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan pendekatan framing yang signifikan antara kedua media. Kompas.com cenderung menggunakan framing yang seimbang dan konstruktif dengan menyajikan aspek pro dan kontra kebijakan secara analitis, sekaligus menawarkan alternatif solusi serta menekankan pentingnya perencanaan program yang matang. Sebaliknya, detik.com lebih menonjolkan framing yang kritis dan skeptis dengan menekankan potensi pemborosan anggaran, risiko korupsi, serta indikasi ketidaksiapan pemerintah sehingga membentuk narasi yang lebih asimetris. Meskipun demikian, kedua media memiliki kesamaan dalam menyoroti isu risiko fiskal, kesiapan teknis pelaksanaan program, dan potensi korupsi, serta menggunakan pendekatan komparatif melalui rujukan kebijakan serupa di negara lain. Perbedaan utama terletak pada penekanan pemberitaan, di mana Kompas.com lebih berorientasi pada solusi, sedangkan detik.com cenderung menggunakan sudut pandang yang lebih provokatif melalui judul yang sensasional.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Luthfi Eko Susanto, Latutik Mukhlisin, Malik Ibrahim, Rakhma Widya Dharojah, Basuki Agus Suparno

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish articles in this journal agree to the following terms:
- Copyright remains with the author and gives rights to the Jurnal Ilmu Komunikasi as the priority to publish the article with an Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional License, which allows the article to be shared with acknowledgment of the author of the article and this journal as the place of publication.
- Authors can distribute the publication of their articles on a non-exclusive basis (for example: on university repositories or books) with notification or acknowledgment of publication in the journal Option
- Authors are allowed to post their work online (for example: on personal websites or in university repositories) before and after the submission process (see The Effect of Open Access)
Jurnal Ilmu Komunikasi is licensed under a Creative Commons Atribusi 4.0 Internasional License.





