A STRATEGI MAHASISWA DALAM MENGELOLA ENERGI AKADEMIK PADA PEMBELAJARAN FLEKSIBEL: STUDI FENOMENOLOGI
DOI:
https://doi.org/10.31315/jurnaladmbisnis.v24i02.16850Abstract
Perubahan sistem pendidikan pada era digital mendorong perguruan tinggi menerapkan pembelajaran fleksibel sebagai bentuk adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan belajar mahasiswa. Di sisi lain, pembelajaran fleksibel juga menghadirkan tantangan berupa distraksi digital, academic burnout, penurunan motivasi belajar, serta kesulitan mahasiswa menjaga keseimbangan akademik dan kehidupan pribadi. Penelitian ini bertujuan memahami strategi mahasiswa dalam mengelola energi akademik pada pembelajaran fleksibel. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan penelitian terdiri dari enam mahasiswa Program Studi Manajemen semester 6 STIE Mahardhika yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa fleksibilitas pembelajaran tidak selalu memberikan kenyamanan belajar, tetapi juga dapat meningkatkan tekanan psikologis mahasiswa apabila tidak diimbangi kemampuan self-management yang baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memaknai energi akademik sebagai kemampuan menjaga fokus, motivasi, semangat belajar, dan kestabilan mental selama menjalani aktivitas akademik. Mahasiswa menerapkan strategi seperti manajemen waktu, self-reward, menjaga kesehatan mental, menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, dan membangun dukungan sosial dengan teman sebaya. Penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan manajemen diri menjadi faktor penting dalam mempertahankan keterlibatan akademik mahasiswa pada pembelajaran fleksibel.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Nama dan alamat email yang masuk dalam situs/website jurnal JABis ini hanya digunakan untuk kepentingan jurnal ini tidak digunakan untuk kepentingan yang lain maupun kepentingan umum.




