PENILAIAN RELATIF EKOSISTEM GUMUK PASIR SEBAGAI KAWASAN KONSERVASI ATAU PERTAMBANGAN DI PANTAI SELATAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
DOI:
https://doi.org/10.31315/jilk.v1i1.3271Abstract
Ekosistem gumuk pasir memiliki manfaat secara ekonomi dan non ekonomi sehingga berpotensi menimbulkan konflik kepentingan dalam upaya pemanfaatannya. Penelitian ini bertujuan untuk menilai secara relatif pemanfaatan dan pengelolaan ekosistem gumuk pasir sebagai kawasan konservasi atau sebagai kawasan pertambangan dengan pendekatan ekonomi lingkungan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan cara penilaian relatif. Penilaian ini bersifat prediksi dengan pendekatan pengharkatan. Nilai harkat dilakukan pada setiap makna dari manfaat ekosistem gumuk pasir dan ditentukan berdasarkan pertimbangan kepakaran (professionalism judgment). Keterkaitan antara ekosistem gumuk pasir sebagai kawasan konservasi dengan kawasan pertambangan menghasilkan dua macam hubungan, yaitu hubungan negatif antara pertumbuhan kebutuhan pasir besi dengan tersedianya pasir besi di dalam gumuk pasir dan hubungan positif antara pertumbuhan eksploitasi pasir besi dengan kerusakan gumuk pasir. Berdasarkan jumlah harkat terhadap penilaian manfaat ekosistem gumuk pasir sebagai kawasan konservasi atau kawasan pertambangan dihasilkan bahwa pilihan/opsi konservasi lebih besar nilainya dengan selisih 9 (52,63%) terhadap opsi pertambangan. Dengan demikian ekosistem gumuk pasir di Pantai Selatan DIY sebaiknya dijadikan sebagai kawasan konservasi.
Kata kunci: gumuk pasir, konservasi, pertambangan
References
Aprilia, Aryani, 2003, Deflasi Pasir pada Berbagai Gumuk Pasir di Parangtritis, Skripsi, Fakultas Geografi UGM, Yogyakarta.
Flint, R.F. dan Skinner, B.J.,1977, Physical Geology, John Wiley & Sons, Inc.
Indarto, 2008, Genesa dan Penyebaran Pasir Besi di Pantai Bogowonto Purworejo Jawa Tengah, Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI, Bandung.
Mardiatno, Djati dan Sunarto, 2000, Tinjauan Geomorfologi Terapan Mengenai Bahaya Deflasi Di Kawasan Pesisir Parangtritis, Prosiding Seminar Nasional: Pengelolaan Ekosistem Pantai dan Pulau-Pulau Kecil Dalam Konteks Negara Kepulauan, ISBN: 979-8786-13-0, 102-106.
Pratistho, Bambang dan Nurcholis, M., 2000, Mewaspadai Dinamika Pesisir Daerah Istimewa Yogyakarta, Prosiding Seminar Nasional: Pengelolaan Ekosistem Pantai dan Pulau-Pulau Kecil Dalam Konteks Negara Kepulauan, ISBN: 979-8786-13-0, 107-114.
Reksohadiprodjo, S. dan Pradono, 1994, Ekonomi Sumber Daya Alam dan Energi: Edisi 2, BPFE Yogyakarta.
Reksohadiprodjo, S. dan Purnomo, B., 1992, Ekonomi Lingkungan, BPFE Yogyakarta.
Sungkowo, Andi. 2007. Ekosistem Gumuk Pasir di Bagian Selatan Kabupaten Kebumen Berperan Sebagai Penghambat Hempasan Tsunami, Prosiding Seminar Nasional: Eksistensi Kebumian, Pemanasan Global dan Pengelolaan Sumber Daya Alam, UPN “Veteran” Yogyakarta.
Verstappen, H. Th., 1983, Applied Geomorphology – Geomorphological Surveys For Environmental Development, ITC, Elsevier Science Publishing Company Inc, The Natherlands.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with JILK agree to the following terms:- Authors transfer the copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.. that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access)


