Perubahan Ekosistem Hutan Pinus Puncak Becici Dlingo Akibat Kegiatan Pariwisata
DOI:
https://doi.org/10.31315/jilk.v3i1.3568Abstract
Perkembangan pariwisata merupakan salah satu upaya dalam menambah pendapatan suatu daerah. Perkembangan pariwisata tidak hanya menimbulkan dampak yang membangun suatu daerah tersebut, namun ada dampak terhadap ekosistem yang tidak bisa dihindarkan. Kecamatan Dlingo memiliki banyak potensi pariwisata, salah satunya adalah Hutan Pinus Becici. Hutan Pinus Becici merupakan hutan yang masuk dalam kawasan lindung. Dalam pengelolaan kawasan lindung, perlu diperhatikan beberapa aspek dalam pengelolaannya agar ekosistem kawasan lindung tetap terjaga. Untuk itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi perubahan-perubahan yang terjadi pada ekosistem hutan pinus becici akibat adanya kegiatan pariwisata yang berkembang di daerah tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian untuk pengumpulan data adalah observasi, survey lapangan, dan wawancara. Selain itu, metode yang digunakan untuk pengolahan data adalah Sistem Informasi Geografis (SIG) dan analisis deskriptif. Perkembangan kawasan wisata Hutan Pinus Puncak Becici, Dlingo menyebabkan perubahan fisik pada kawasan tersebut. Perubahan-perubahan yang terjadi dapat dilihat dari perubahan luas bukaan tutupan lahan yang meningkat dan pembangunan fasilitas kawasan wisata yang meningkat. Total luas bukaan tutupan lahan pada tahun 2019 adalah sekitar 2,19 hektar. Penelitian ini diharapkan dapat digunakan untuk menyusun suatu arahan pedoman mengenai perubahan ekosistem hutan pinus becici sebagai dokumen acuan pengembangan pariwisata dengan konsep ramah lingkungan.Downloads
Published
2021-01-06
How to Cite
Utami, MS, A., Krismawan, H., & Nurcholis, M. (2021). Perubahan Ekosistem Hutan Pinus Puncak Becici Dlingo Akibat Kegiatan Pariwisata. Jurnal Ilmiah Lingkungan Kebumian, 3(1), 45–56. https://doi.org/10.31315/jilk.v3i1.3568
Issue
Section
Artikel
License
Authors who publish with JILK agree to the following terms:- Authors transfer the copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.. that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access)


