Kajian Kerentanan Kualitas Air Bawah Tanah Terhadap Potensi Pencemaran Industri Kerajinan Logam di Yogyakarta
Keywords:
Air Bawah Tanah, DRASTIC, KerentananAbstract
Indonesia memiliki banyak sentra industri kerajinan logam yang salah satunya terletak di Desa Purbayan dan sekitarnya. Limbah cair industri kerajinan logam yang belum terolah dengan baik dan langsung dibuang ke lubang resapan tanah dapat meningkatkan potensi pencemaran air bawah tanah. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji kerentanan kualitas air bawah tanah potensial dan aktual terhadap potensi pencemaran Desa Purbayan dan sekitarnya dengan metode DRASTIC modifikasi. Parameter yang digunakan dalam proses penentuan kerentanan potensial antara lain kedalaman muka air bawah tanah, net recharge, media akuifer, tekstur tanah, kemiringan lereng, media zona tak jenuh, dan konduktivitas hidraulik, serta penentuan kerentanan aktual dengan tambahan parameter penggunaan lahan. Berdasarkan hasil penelitian, daerah penelitian memiliki tingkat kerentanan potensial termasuk sangat tinggi dengan skor ≥153 yang mencakup seluruh daerah penelitian. Sedangkan kerentanan aktual diklasifikasikan dalam 2 kelas yaitu tinggi dengan skor 153-176 dan sangat tinggi dengan skor ≥177 yang mendominasi daerah penelitian. Tingginya tingkat kerentanan banyak dipengaruhi oleh kedalaman muka air bawah tanah yang dangkal dan keberadaan industri sebagai potensi sumber pencemar di daerah penelitian. Hasil yang diperoleh diharapkan dapat menjadi acuan dalam upaya melindungi kualitas air bawah tanah di masa mendatang.
References
Aller, L., Lehr, J. H., & Petty, R. (1987). DRASTIC: A Standardized System To Evaluate Ground Water Polution Potential Using Hydrogeologic Settings. Bennett and Williams, Inc.
Anam, N. K., & Adji, T. N. (2018). Karakteristik Akuifer Bebas pada Sebagai Cekungan Air Tanah (CAT) Yogyakarta-Sleman di Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Bumi Indonesia, 7(2).
Carlo, I. de. (2012). Pengaruh Limbah Cair Industri Pelapisan Logam Terhadap Kandungan Cu, Zn, Ni, Ag, dan SO4 dalam Air Tanah Bebas di Desa Banguntapan, Bantul. Jurnal Dinamika Kerajinan Dan Batik, 32(2).
Fareka, M. A., Sutarto, N. R., & Pamungkas, T. D. (2020). Analisis Stabilitas Lereng pada Pelapukan Batuan Vulkanik di Cikalongwetan Kabupaten Bandung Barat Jawa Barat. Jurnal Geografi Gea, 20(1), 26–38.
Febriarta, E., & Larasati, A. (2020). Karakteristik Akuifer Air Tanah Dangkal di Endapan Muda Merapi Yogyakarta. Jurnal Sains Dan Teknologi Lingkungan, 12(2), 84–99.
Hendrayana, H., & Maulana, F. Y. (2018). Zonasi Risiko Air Tanah terhadap Pencemaran di CAT Yogyakarta-Sleman Daerah Isitimewa Yogyakarta. Universitas Gadjah Mada.
Jauharoh, A. H., Nurmiyanto, A., & Yulianto, A. (2020). Perencanaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) pada Kegiatan Pelapisan Logam (Elektroplating) Skala Kecil dan Menengah (IKM X) di Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Sains Teknologi Lingkungan, 12(1).
Musrifah, & Ikaningrum, D. A. (2020). Risiko Pajanan Ag (Perak) Akibat Konsumsi Air Sumur pada Masyarakat di Wilayah Kerajinan Perak Jagalan Bantul. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(1).
Putranto, T. T., Ali, R. K., & Putro, A. B. (2019). Studi Kerentanan air tanah terhadap Pencemaran Menggunakan Metode Drastic pada Cekungan air tanah Karanganyar-Boyolali, Provinsi Jawa Tengah,. Jurnal Ilmu Lingkungan, 17(1), 158–171.
Widyastuti, M., Notosiswoyo, S., & Anggayana, K. (2006). Pengembangan Metode “DRASTIC” Untuk Prediksi Kerentanan Airtanah Bebas Terhadap Pencemaran di Sleman. Majalah Geografi Indonesia, 20(1).
Wijaya, K. A., & Purnama, I. L. S. (2018). Kajian Kerentanan Airtanah Terhadap Potensi Pencemaran di Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul. Jurnal Bumi Indonesia, 7(1).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with JILK agree to the following terms:- Authors transfer the copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.. that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access)


