Evaluasi Kestabilan Lereng Berdasarkan Karakteristik Geologi, Sifat Fisik dan Mekanik Tanah Daerah Menoreh, Jawa Tengah
DOI:
https://doi.org/10.31315/jilk.v4i2.7662Keywords:
kestabilan lereng, sifat fisik tanah, sifat mekanik tanahAbstract
Informasi kestabilan lereng sangat penting untuk mengetahui daerah yang termasuk dalam zona rawan gerakan tanah. Desa Menoreh dan sekitarnya yang terletak di Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah merupakan zona rawan gerakan tanah menengah – tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kestabilan lereng di Desa Menoreh dan sekitarnya berdasarkan karakteristik geologi, sifat fisik dan mekanik tanah. Metode yang digunakan yaitu perhitungan nilai Faktor Keamanan (FK) dan bobot tertimbang indikator gerakan tanah. Analisis kestabilan lereng dilakukan pada enam buah lereng, yaitu Lereng 1 dan 2 di Desa Paripurno merupakan lereng stabil dengan nilai FK masing-masing 1.308 dan 1.41, Lereng 3 di Desa Ngadiharjo merupakan lereng kritis dengan nilai FK 1.137, Lereng 4 dan 5 di Desa Kalirejo merupakan lereng labil dengan nilai FK 0.841 dan 1.05, serta Lereng 6 di Desa Kalirejo merupakan lereng stabil dengan nilai FK 1.371. Lereng yang disusun oleh lapukan satuan lava andesit lebih stabil dibandingkan lapukan satuan breksi andesit dan intrusi andesit. Semakin besar nilai sifat fisik tanah, slope, dan tinggi lereng, maka kestabilan lereng akan menurun. Sebaliknya, semakin besar nilai sifat mekanik tanah maka kestabilan lereng semakin meningkat.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with JILK agree to the following terms:- Authors transfer the copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.. that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access)


